Bisnis” usaha budidaya pembesaran ikan lele makin menguntungkan

Bantuan ketahanan pangan

Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berupaya mengembangkan program ternak lele biofloc di desa-desa seluruh nusantara. Budidaya pembesaran ikan lele dengan menggunakan media ini baru saja dirintis sekitar lima bulan lalu.

Berbeda dengan ternak lele yang konvensional, pada sistem biofloc tidak diperlukan lahan kolam yang luas untuk budidaya lele, namun bisa mendapatkan hasil panen yang memuaskan

“Cukup kolam buatan menggunakan bahan terpal dengan rangka bambu atau besi namun dengan kualitas air yang ditingkatkan menggunakan mesin airator yang memasok sirkulasi oksigen dalam kolam,” ujar Doli Pardede, pemuda asal Samosir, Sumatera Utara, di acara pameran UMKM Rakornas PDIP, di ICE BSD, Banteng, Minggu (17/12).

Doli menjelaskan, untuk pemula yang ingin berbisnis Lele biofloc ini, cukup hanya mengeluarkan kocek sebesar Rp 6 juta sebagai modal awal. Dengan modal tersebut menurutnya dapat membuat dua kolam berbentuk lingkaran berdiameter 2,5 meter yang dapat menampung bibit lele hingga 5.000 ekor lele.

“Untuk satu kolam menghabiskan anggaran dua juta rupiah. Bibit lele itu sekitar dua juta, sisanya dua juta untuk pangan. Jadi ini enggak perlu di lahan yang luas, di rumah juga bisa,” jelasnya.

Dia melanjutkan, dengan sistem biofloc ini mampu mendongkrak produktivitas ikan lele yang berlipat. Sehingga biaya produksi berkurang dibandingkan dengan budidaya secara konvensional. Dia menjelaskan untuk satu kolam lele yang berhasil dipanen itu bisa mencapai 4 kuintal lebih, dengan rata-rata 8 ekor per kilogramnya.

“Untuk omzet yang kami dapat saat panen, untuk satu kolam bisa mencapai Rp 7 sampai 8 juta per kolamnya, sementara untuk pemasarannya kita lebih banyak untuk ke lesehan, rumah makan. Pasar-pasar tradisional,” ungkapnya.

Doli menuturkan pemberian pangan untuk budidaya ikan lele dengan sistem biofloc dijamin bersih dengan memberikan pelet yang diolah tanpa bahan kimia. Selain itu juga kandungan protein dan omega yang dikandung oleh lele biofloc bahkan bisa menyamai ikan Salmon.

“Banyak orang berpikiran kalau lele itu jorok. Kalau ternak sistem biofloc ini kami jamin bersih. Bahkan yang tadi tidak suka lele kalau makan lele bioflocjadi suka,” pungkasnya.

Sumber: BeritaSatu.com

Pelet Ikan Berbahan Cacing Tanah

Oct 29, 2013
 Pelet Ikan Berbahan Cacing Tanah

Cacing tanah merupakan hewan yang berpotensi menjadi bahan makanan. sumber protein tinggi. Budidaya cacing tanah relatif mudah, efisien dan murah, dimana untuk membudidayakan cacing ini hanya dibutuhkan suatu media berupa kompos (dalam kehidupan sehari-hari digunakan untuk menguraikan sampah organik).

Keunggulan Pakan Alami Untuk Ikan

Oct 29, 2013
Keunggulan Pakan Alami Untuk Ikan

Penggunaan pakan alami untuk budidaya ikan memang banyak yang mempertimbangkan untuk membuat dan mengaplikasikannya, terlebih hal ini banyak bermanfaat bagi ikan yang masih dalam pertumbuhan (burayak), berikut adalah keunggulan pakan alami dibanding buatan :

Potensi Maggot Untuk Peningkatan Pertumbuhan dan Kesehatan Ikan

Oct 17, 2013
Potensi Maggot Untuk Peningkatan Pertumbuhan dan Kesehatan Ikan

Istilah maggot adalah penamaan yang ditujukan bagi larva lalat black soldier. Lalat black soldier atau Hermetia illusence adalah jenis lalat dari family Stratiomyidae yang umum dan secara luas dapat ditemukan di berbagai tempat. Larva lalat black soldier (maggot) bersifat detritivor pada tumpukan sampah atau limbah organik.

Pengujian Mutu Pakan Ikan Buatan

Membuat pakan ikan sendiri memang memberikan keuntungan yang lebih dalam budidaya ikan. Untuk menghasilkan pakan ikan yang bermutu, maka perlu dilakukan pengujian. Pengujian yang dilakukan adalah baik secara fisik, kimiawi maupun secara biologis. Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui tingkatan mutu pakan yang kita buat.

Magot Dikembangkan Untuk Pakan Ikan di Kalbar

Adanya pabrik pakan ikan berbahan baku magot di Kalbar mampu mengantisipasi kekurangan pasokan pakan ikan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar, Gatot Rudiyono menuturkan selama ini petani atau pembudidaya juga mengeluhkan tingginya harga pakan.“Kebutuhan pakan saat ini berasal dari Jawa. Produsennya di sana, sehingga petani sering kesulitan pasokan. Harganya juga Rp15 ribu perkilogram,” ungkap Gatot.

Artikel Menarik Lainnya :

Memahami Pentingnya Aroma Pakan Ikan

Aroma atau bau pakan ikan merupakan salah satu hal yang menjadi perhatian pembudidaya ikan dalam memilih maupun membuat sendiri pakan ikan tersebut. Bau pakan yang kurang tajam...

Pemkab Kukar Kembangkan Budidaya Ikan Gurami

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur melakukan pengembangan ikan gurami di wilayah tersebut. “Ikan gurami ini coba dikembangbiakan guna memperkaya jenis ikan di wilayah tersebut disamping memberikan...

Hobi Memancing Yang Dapat Meningkatkan Produktivitas Kerja

Berwisata memang sangat diperlukan untuk menghilangkan kepenatan dari rutinitas keseharian. Salah satu cara yang banyak orang lakukan adalah memancing, tidak hanya sebagai kegiatan wisata, memancing ikan ternyata...

Anggota DPRD Beralih Profesi ke Budidaya Ikan Lele

Setelah masa keanggotaaannya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, berakhir beberapa bulan ke depan, Syamsudin Hasbi akan merintis usaha budidaya ikan lele.