DKP Bengkalis berikan Pendampingan secara gratis untuk pengembangan budidaya ikan di sektor pedesaan

Mar 29, 2018
DKP Bengkalis berikan Pendampingan secara gratis untuk pengembangan budidaya ikan di sektor pedesaan

42997338855-thumbnail

Riauaktual.com – Disamping dianjurkan untuk dikonsumsi, ikan juga memiliki nilai ekonomis.

Karena itu, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bengkalis memberikan tips bahkan menyediakan pendampingan untuk Badan Milik Usaha (Bumdes) Desa dalam pengembangan budidaya ternak Ikan secara gratis.

Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkalis, Susi Feniyanti, menyebut, pengembangan budidaya ikan di Bumdes yang ada di desa memang saat ini masih minim. Hal itu dikarenakan belum memahami betul cara memelihara atau teknis untuk mengembangkan budidaya ikan tersebut.

Tercatat ada dua desa di Bengkalis, diantaranya diantaranya Singgoro dan Kelapapati yang sudah mengajukan pendampingan budidaya ikan untuk dilakukan pendampingan memulai tahap awal untuk memelihara ikan pada air tawar dengan baik.

“DKP Bengkalis siap memberikan pembinaan membantu Bumdes memulai budidaya ikan, setelah pihak Bumdes mengajukan permohonan atau pemberitahuan ke kita. Nantinya kita berikan langkah bagaimana memelihara ikan dengan baik secara teknis sehingga hasilnya memuaskan, dan pendampingan ini tanpa meminta imbalan,” ungkap
saat berbincang bersama wartawan, Selasa (27/3/2018) diruang kerjanya.

Untuk Bumdes Singgoro, kata Susi, ingin melakukan pengembangan budidaya ikan lele, nila, gurami, bawal dll sedangkan desa Kelapapati Kecamatan Bengkalis memelihara ikan nila. “Pendampingan yang diberikan bukan tahap awal saja melainkan hingga masa panen ikan tersebut,” kata Susi.

Budidaya ikan ini, jelas Susi lagi, tentunya menyangkut nilai ekonomi terhadap Bumdes itu sendiri. Apabila hasil panen ikan berhasil sesuai harapan akan berdampak pada masyarakat, terutama membudidayakan ikan karena ikan mengandung protein sehat untuk pertumbuhan.

“Secara berskala tim sudah melakukan pendampingan, pemberian pakan ikan untuk dua Bumdes tersebut. Dan kita berharap Bumdes lain dapat mengikuti,” ucapnya.

Ia juga menambahkan jika bumdes diluar jangkauan nantinya ada UPT pelayanan pengembangan perikanan diwilayah kecamatan masing masing. (put)

Potensi Budidaya Ikan Lele di Kabupaten Bengkalis – Riau

Selain memiliki perairan laut yang sangat luas, Kabupaten Bengkalis juga dialiri banyak sungai dan memiliki sejumlah tasik (danau). hal ini sangat cocok dan potensial untuk pengembangan budidaya perikanan, baik ikan air tawar, payau maupun laut.

Pembangunan sektor perikanan dan kelautan di daerah ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkalis 2010-2015,

Artikel Menarik Lainnya :

Kepala Desa Berpenghasilan Puluhan Juta Rupiah Dari Budidaya Ikan

Seorang Kepala Desa di Salo (Riau) sukses melakukan budidaya ikan patin dan nila. Kades yang bernama Nurzali ini sukses meraih penghasilan bersih Rp4 juta perbulan dari hasil...

Analisa Usaha Budidaya Pembesaran Ikan Bawal

Ikan bawal yang lezat dan gurih ini banyak diminati oleh masyarakat kita. Jika dibudidayakan dengan benar, ikan bawal tentunya akan menghasilkan keuntungan yang menggiurkan. Hasil penelitian menunjukkan,...

Keuntungan budidaya ikan lele sistem bioflok bisa mencapai 5 juta permanen

  Klikbabel.com, Koba – Keuntungan penggunaan sistem bioflok dalam budidaya ikan lele bisa mencapai Rp4 juta sampai Rp5 juta tiap kali panen. Satu kolam lele dengan sistem bioflok...

Penebaran 42 Ribu Benih Ikan di Waduk Waru, Kabupaten PPU

Untuk menambah populasi ikan di perairan umum, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menebar 42 ribu benih ikan nila di Waduk Waru, Desa Sesulu,...