Tingginya Potensi Perikanan Air Tawar di Sumatra Utara

Potensi budidaya ikan air tawar yang sangat tinggi di Sumatra Utara terlihat dari banyaknya lahan yang tersedia yang merupakan potensi yang cerah bagi keberlangsungan budidaya perikanan jenis air tawar. Ketersediaan lahan tersebut semakin potensial karena didukung lagi dengan cukup tingginya antusias masyarakat untuk membudidayakan ikan air tawar ketimbang jenis ikan lainnya seperti payau dan laut.

potensi keramba ikan air tawar di sumut

“Semua kabupaten/kota di Sumut sebenarnya memiliki potensi cerah untuk budidaya perikanan, baik air tawar, payau, ataupun laut. Tetapi secara dominan, masyarakat kecenderungannya lebih memilih membudidayakan ikan jenis air tawar,” ungkap Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut, Robert Napitupulu kepada MedanBisnis, Kamis (13/2) di kantornya.

Tingginya minat masyarakat membudidayakan ikan jenis air tawar itu, menurut Robert, tak dapat dilepaskan dari harga jualnya yang cukup menjanjikan, di samping pembudidayaannya lebih mudah serta teknologinya yang secara umum memang telah dikuasai orang banyak. “Untuk ikan yang dominan dibudidayakan adalah ikan mas, nila, lele, gurami, dan patin,” sebutnya.

Tak hanya di situ, lanjut Robert, masih banyaknya lahan yang tersedia di Sumut namun belum dimanfaatkan di sejumlah kabupaten/kota di daerah, merupakan peluang besar bagi masyarakat. Apalagi, tata cara pembudidayaan ikan air tawar ini juga sudah mudah diperoleh lewat buku maupun internet.

“Di Sumut, masih banyak lahan kita yang belum digunakan. Padahal dengan melihat potensinya, pembudidayaan ikan air tawar ini cukup besar dilakukan. Misalkan saja dengan lele, untuk dapat membudidayakannya cukup dengan menggunakan terpal saja sudah bisa dilakukan,” jelasnya.

Namun, Robert tak menampik budidaya perikanan tersebut kerap dihadapi dengan permasalahan harga pakan. Apalagi, cost produksi budidaya ikan ini sebanyak 60 hingga 70 persennya dibebankan pada pakan.

“Sebagian bahan untuk pakan ikan itu merupakan impor, sehingga dengan menguatnya dolar atas rupiah harganya akan melambung. Untuk itu pembudidaya ikan dituntut harus mampu menciptakan pakan alternatif, sehingga cost produksi dapat ditekan,” pungkasnya.

(sumber: medan bisnis)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan