Teknik Memelihara Bibit dan Pembesaran Ikan Mas

Setelah telur-telur hasil pemijahan ikan mas menetas, tentunya perlu dilakukan pemeliharaan anak ikan mas supaya dapat tumbuh dengan baik, pemeliharaan anak ikan mas dilakukan pada kolam pendederan dengan luas 200-500 meter persegi yang dipersiapkan menerima anak ikan. Dimana kolam tersebut dikeringkan terlebih dahulu serta bersih dari ikan-ikan liar. Kolam diberi kapur dan pupuk sesuai ketentuan dan pakan seuai ketentuan.

pemeliharaan anak ikan mas setelah menetas

Tahap Pendederan Ikan Mas

1. Tahap Pertama

  • Umur benih yang disebar sekitar 5-7 hari (ukuran1-1,5 cm)
  • Jumlah benih yang disebar=100-200 ekor/meter persegi
  • Lama pemeliharaan 1 bulan
  • Ukuran benih menjadi 2-3 cm.

2. Tahap Kedua

  • Setelah tahap I selesai, jumlah benih yang disebar 50-75 ekor/meter persegi
  • Lama pemeliharaan 1 bulan
  • Ukuran benih menjadi 3-5 cm.

3. Tahap Ketiga

  • Setelah tahap II selesai, jumlah benih yang disebar 25-50 ekor/meter persegi
  • Lama pemeliharaan 1 bulan
  • Ukuran benih menjadi 5-8 cm
  • Diperlukan penambahan makanan berupa dedak halus 3-5% dari jumlah bobot benih.

4. Tahap Keempat

  • Setelah tahap III selesai, jumlah benih yang disebar 3-5 ekor/meter persegi
  • Lama pemeliharaan 1 bulan
  • Ukuran benih menjadi 8-12 cm
  • Perlu dilakukan penambahan makanan berupa dedak halus 3-5% dari jumlah bobot benih.

Perlakuan dan Perawatan Bibit

Apabila benih belum mencapai ukuran 100 gram, maka benih diberi pakan pelet 2 mm sebanyak 3 kali bobot total benih yang diberikan 4 kali sehari selama 3 minggu.

Teknik Pembesaran Anak Ikan Mas

A. Membesarkan Ikan Mas Cara Polikultur

  1.  Ikan mas 50%, ikan tawes 20%, dan mujair 30%, atau
  2. Ikan mas 50%, ikan gurame 20% dan ikan mujair 30%.

B. Membesarkan Ikan Mas Cara Monokultur

Pemeliharaan dengan sistem monokultur merupakan pemeliharaan terbaik dibandingkan dengan polikultur dan pada sistem ini dilakukan pemisahan antara induk jantan dan betina.

Pemupukan Lahan

Pemupukan dengan kotoran ayam sebanyak 250-500 gram/m 2 , TSP 10 gram/m 2 , Urea 10 gram/m 2 , kapur 25-100 gram/m 2 . Setelah itu kolam diisi air 39\0-40 cm. Biarkan 5-7 hari. Dua hari setelah pengisian air, kolam disemprot dengan insektisida organophosphat seperti Sumithion 60 EC, Basudin 60 EC dengan dosis 2-4 ppm. Tujuan untuk memberantas serangga dan udang-udangan yang memangsa rotifera.

Setelah 7 hari kemudian, air ditinggikan sekitar 60 cm. Padat penebaran ikan tergantung pemeliharaannya. Jika hanya mengandalkan pakan alami dan dedak, maka padat penebaran adalah 100-200 ekor/m 2 , sedangkan bila diberi pakan pellet, maka penebaran adalah 300-400 ekor/m 2 (benih lepas hapa). Penebaran dilakukan pada pagi/sore hari saat suhu rendah.
Pemberian Pakan

Pembenihan intensif utamakan pemberian pakan buatan. Pakan kualitas baik mengandung zat-zat makanan cukup protein, mengandung asam amino esensial, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral.

Perawatan larva dalam hapa sekitar 4-5 hari. Setelah larva tidak menempel pada kakaban, 3-4 hari kemudian kakaban diangkat dan dibersihkan. Pemberian pakan untuk larva, 1 butir kuning telur rebus untuk 100.000 ekor/hari. Caranya kuning telur dibuat suspensi 1/4 liter air untuk 1 butir, kuning telur diremas dalam kain kemudian diberikan pada benih, perawatan 5-7 hari.

Pemeliharaan ikan mas tidak boleh terabaikan adalah menjaga kondisi air agar kualitas stabil, bersih tidak tercemari oleh zat beracun.

analisa usaha budidaya ikan air tawar