Empat Sungai Besar di Riau akan di jadikan sentra Budidaya dan Industri Perikanan Darat

Mar 23, 2018
Empat Sungai Besar di Riau akan di jadikan sentra Budidaya dan Industri Perikanan Darat

 42979124793-airtiris4

AIR TIRIS (RIAUSKY.COM)– Pasangan calon Gubernur Riau Dr Firdaus ST,MT-Rusli Effendi punya program besar untuk wilayah perairan di Provinsi Riau.

Berbekal empat aliran sungai besar yakni Sungai Kampar, Siak, Indragiri dan Rokan, pihaknya akan menjadikan sektor perikanan sebagai salah satu program unggulan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Dr Firdaus ST MT saat melakukan kampanye dialogis yang dilaksanakan di Kelurahan Air Tiris, Kabupaten Kampar, Rabu (21/3/2018) petang lalu.

Disebutkan Firdaus, empat sungai besar itu potensial untuk dikembangkan. Karena itulah, pihaknya berencana memanfaatkannya untuk peningkatan budidaya sektor perikanan darat  unggulan.

Selain itu, untuk meningkatkan kapasitas usaha, pemerintah, bila dia terpilih kelak akan menghadirkan investor maupun langsung melibatkan masyarakat untuk membangun industri pengolahan ikan padat usaha.

”Sebenarnya, sebut Firdaus, potensi perikanan sungai di Riau besar. Dan itu sudah pernah dirintis dengan mendatangkan salah satu investor. Namun, memang tidak maksimal karena masih ada beberapa kendala dalam investasi. Mudah-mudahan, bila kita dipercaya, diberi amanah, industri perikanan ini akan ditingkatkan dengan menghadirkan industri yang siap menampung produksi hasil budidaya masyarakat tempat. Tak hanya di Air Tiris ini, tapi di empat sungai besar di Riau,” ungkap Firdaus.

Firdaus juga memuji program budidaya perikanan yang dilaksanakan generasi muda di Air Tiris melalui sebuah koperasi. ”Ini bukan sekedar membanggakan. Tapi juga perlu diberikan dorongan untuk menjadi besar. Ini dikelola oleh anak-anak muda bermental enterpreneur. Pasti butuh dukungan kebijakan dan kemudahan modal. Insya Allah, kita akan dukung,” janji Firdaus.

Dia juga optimis, bila program ini bisa dilaksanakan akan membuka peluang kemajuan ekonomi, karena akan banyak peluang dan lapangan kerja yang bisa dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Untuk itulah, Firdaus berharap dukungan dari masyarakat setempat untuk bisa melaksanakan program tersebut.

Dalam kampanye dialogis yang dilaksanakan di Air Tiris ini, warga terlihat tumpah ruah memenuhi lokasi acara. Ratusan warga menyambut kedatangan rombongan Firdaus dengan panuh rasa bangga.

”Pak..pak..kami dukung apak… Insha Allah Pak… bangun kampuong awak ko yo pak…” ungkap salah seorang ibu saat menghampiri Firdaus untuk bersalaman.

Warga terlihat sangat bangga dan bahagia ketika Firdaus hadir dan memberikan orasi di hadapan warga. Mereka tak lepas bukan saja ingin berfoto, juga mendoakan kebaikan dan kemenangan untuk pasangan nomor urut 3, Firdaus- Rusli Effendi.

Hal tersebut sejalan dengan apa yang diungkapkan  Ketua RT03 RW07, Marjonis, dimana  Air Tiris akan menjadi bukti dari bentuk dukungan masyarakat kepada pasangan Firdaus- Rusli Effendi. ”Kami tak mau mendahului kehendak Allah, tapi kami akan berusaha memenangkan Pak Firdaus-Rusli untuk membuat perubahan dan kemajuan bagi Riau,” ungkap Marjonis. (r)

Bisnis” usaha budidaya pembesaran ikan lele makin menguntungkan

Bantuan ketahanan pangan

Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berupaya mengembangkan program ternak lele biofloc di desa-desa seluruh nusantara. Budidaya pembesaran ikan lele dengan menggunakan media ini baru saja dirintis sekitar lima bulan lalu.

Berbeda dengan ternak lele yang konvensional, pada sistem biofloc tidak diperlukan lahan kolam yang luas untuk budidaya lele, namun bisa mendapatkan hasil panen yang memuaskan

“Cukup kolam buatan menggunakan bahan terpal dengan rangka bambu atau besi namun dengan kualitas air yang ditingkatkan menggunakan mesin airator yang memasok sirkulasi oksigen dalam kolam,” ujar Doli Pardede, pemuda asal Samosir, Sumatera Utara, di acara pameran UMKM Rakornas PDIP, di ICE BSD, Banteng, Minggu (17/12).

Doli menjelaskan, untuk pemula yang ingin berbisnis Lele biofloc ini, cukup hanya mengeluarkan kocek sebesar Rp 6 juta sebagai modal awal. Dengan modal tersebut menurutnya dapat membuat dua kolam berbentuk lingkaran berdiameter 2,5 meter yang dapat menampung bibit lele hingga 5.000 ekor lele.

“Untuk satu kolam menghabiskan anggaran dua juta rupiah. Bibit lele itu sekitar dua juta, sisanya dua juta untuk pangan. Jadi ini enggak perlu di lahan yang luas, di rumah juga bisa,” jelasnya.

Dia melanjutkan, dengan sistem biofloc ini mampu mendongkrak produktivitas ikan lele yang berlipat. Sehingga biaya produksi berkurang dibandingkan dengan budidaya secara konvensional. Dia menjelaskan untuk satu kolam lele yang berhasil dipanen itu bisa mencapai 4 kuintal lebih, dengan rata-rata 8 ekor per kilogramnya.

“Untuk omzet yang kami dapat saat panen, untuk satu kolam bisa mencapai Rp 7 sampai 8 juta per kolamnya, sementara untuk pemasarannya kita lebih banyak untuk ke lesehan, rumah makan. Pasar-pasar tradisional,” ungkapnya.

Doli menuturkan pemberian pangan untuk budidaya ikan lele dengan sistem biofloc dijamin bersih dengan memberikan pelet yang diolah tanpa bahan kimia. Selain itu juga kandungan protein dan omega yang dikandung oleh lele biofloc bahkan bisa menyamai ikan Salmon.

“Banyak orang berpikiran kalau lele itu jorok. Kalau ternak sistem biofloc ini kami jamin bersih. Bahkan yang tadi tidak suka lele kalau makan lele bioflocjadi suka,” pungkasnya.

Sumber: BeritaSatu.com

Artikel Menarik Lainnya :

Jual Benih Ikan Air Tawar Kualitas Terbaik di Poso – Sulawesi Tengah

Poso – Sulawesi Tengah adalah wilayah yang mempunyai potensi alam dan pasar yang sangat bagus untuk budidaya ikan air tawar, dengan demikian maka budidaya ikan lele, nila,...

Cara Membuat Pakan Lele Dari Ampas Tahu

Ada berbagai macam bahan alami yang dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pakan ikan. Jika kita bisa kreatif dan dapat membuat pakan ikan lele sendiri, maka keuntungan...

Cara Menghilangkan Bau Lumpur Pada Ikan Gurame

Jika tidak ditangani dengan baik, bau lumpur pada ikan gurame akan menjadi salah satu penyebab orang kurang suka untuk mengkonsumsi ikan ini. Karena bau lumpur masih terasa...

Suksesnya Usman Dalam Budidaya Ikan Mas di Deliserdang

Usman merupakan salah satu pembudidaya ikan mas yang sukses di Indonesia. Lokasi budidayanya ada di Deliserdang, dalam sekali panen, ikan mas konsumsi yang dihasilkan mencapai 1 –...