Wow tingkatkan minat investasi di bidang budidaya perikanan KKP Siapkan prodak asuransi ikan nila dan patin

Mar 23, 2018
Wow tingkatkan minat investasi di bidang budidaya perikanan KKP Siapkan prodak asuransi ikan nila dan patin

Ikan-Mujair

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Asosiasi Asuransi Umum Indonesia dan Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti (STMA Trisakti) baru-baru ini melakukan focus group discussion (FGD) untuk menyiapkan produk asuransi budidaya ikan. Adapun jenis budidaya ikan yang akan diasuransikan yakni bandeng, nila, dan patin.

 

Direktur Eksekutif AAUI Dody AS Dalimunthe mengungkapkan, tahun 2018 KKP menargetkan cakupan asuransi budidaya ikan mencapai 5.000 hektare. Di tahun 2017, luas lahan budidaya ikan yang sudah diasuransikan mencapai 3.300 hektare. “Yang 3.300 hektare itu berasal dari budidaya udang saja,” jelas Dody, Kamis (1/3).

 

Kendala sebelumnya, perusahaan asuransi umum masih takut untuk terlibat dalam asuransi budidaya udang. Tercatat hanya ada 8 perusahaan asuransi yang mengambil peluang tersebut.

 

Oleh karena itu, KKP dan AAUI meminta kepada STMA Trisakti untuk melakukan survey dan riset terhadap risiko dan peluang dari asuransi budidaya bandeng, nila, dan patin tersebut

budidaya ikan patin di kolam terpal

“AAUI minta terlibat dalam proses riset tersebut. Pengalaman saat udang tahun lalu karena tidak ada survey banyak perusahaan asuransi yang takut,” jelas Dody.

 

Ke depan, skema perlindungan bagi budidaya bandeng, nila, dan patin akan dilakukan sama seperti budidaya udang, yakni dengan ko-asuransi. Setelah riset yang dilakukan STMA Trisakti selesai, akan ada tahapan perumusan terkait bagaimana cakupannya, risiko, termasuk premi yang harus dibayarkan oleh pembudidaya bandeng, nila, dan patin. (AFN)

Fuad Amarullah DPRD Mesuji ajak masyarakat manfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya ikan

Mar 22, 2018
Fuad Amarullah DPRD Mesuji ajak masyarakat manfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya ikan

Screenshot_2018-03-22-00-38-49-402_com.android.chrome


Kupastuntas.co – ketua DPRD Mesuji, Fuad Amarullah kunjungi kelompok masyarakat budidaya aneka ikan Desa Tri Karya Mulya, kecamatan Tanjung Raya Mesuji Lampung Rabu 21 Maret 2018.

Fuad menceritakan masyarakat Desa trikarya Mulya mengolah tanah pekarangan rumah menjadi tempat budidaya ikan berupa ikan lele patin gurame Nila bawal graskap bahkan ikan hias” desa trikarya Mulya punya Potensi perikanan

Selain pekarangan, lanjut Fuad”masyarakat juga melakukan eksperimen dengan memanfaatkan kolam karet untuk budidaya ikan lele, demi berinovasi mereka nekat walaupun harus uji laboratorium dahulu Apakah ikan yang dibesarkan di kolam karet bisa dikonsumsi atau tidak.

Menurutnya, yang perlu diperhatikan adalah semangat mereka untuk memanfaatkan lahan sekitar rumah adalah suatu hal yang menarik. Kekompakan mereka mesti kita support (dukung red) seru ketua DPRD Mesuji Partai Nasdem inibudidaya ikan gurame di kolam semen

Dari laporan masyarakat, kata Fuad” bahwa sudah ada bantuan dari Disnakertrans Mesuji namun masyarakat masih memerlukan pembinaan lebih lanjut. Dia berharap dinas terkait dapat lebih fokus lagi untuk melakukan pembinaan dan pelatihan pelatihan, seperti pemijahan dan pemasaran”karena selama ini bibit ikan kecil didapat dari luar Mesuji seperti daerah Jawa. semoga masyarakat segera diajarkan secara mandiri.

Sekretariat Disnakertrans Mesuji, Arif Arianto” saat dihubungi kupastuntas.co menyatakan masyarakat Desa trikarya Mulya sudah mendapatkan bantuan dari Kementerian tenaga kerja RI melalui program tenaga kerja Mandiri.

Iya Pun mengaku siap melaksanakan pendampingan’ pendampingan tetap kami laksanakan terus bersama Dinas Perikanan, Bahkan dalam waktu ini kami akan melatih kelompok masyarakat tersebut untuk membuat pakan ikan Mandiri .ke depannya Desa trikarya Mulya akan kita jadikan sentra perikanan di Kabupaten Mesuji provinsi Lampung “jelas Arif

(Gusti)

Budidayakan ikan lele & nila sangat menjanjikan di kalimantan barat

Mar 19, 2018
Budidayakan ikan lele & nila sangat menjanjikan di kalimantan barat

SANGGAU – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikulutra dan Perikanan (Hangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau, dilangsir dari TribunPontianak.com John Hendri, menyampaikan, animo masyarakat Sanggau untuk budidaya ikan cukup tinggi, karena selain bantuan benih ikan dari pemerintah, masyarakat juga membuat kolam ikan secara swadayair-john-hendri-msi_20180318_080835

“Di Sungai Renas misalnya, disana banyak yang swadaya buat kolam ikan. hasilnya pun cukup banyak sekali mereka jual, bahkan bisa mencapai Rp 6 juta rupiah, ” katanya, Minggu (18/3/2018).

Untuk itulah, pihaknya juga mengoptimalkan terkait budi daya ikan, baik ikan lele maupun ikan nila.

Dikatakanya, untuk mempermudah masyarakat memperoleh bibit atau benih ikan selain bantuan dari pemerintah, pihaknya tetap menyiapkan sumber bibit ikan.

Kita masih mempunyai Balai Benih Ikan (BBI) di Sejuah, kecamatan Kembayan, ada Unit Pembenihan Rakyat di Rintau, kecamatan Sekayam, ada di Engkolai, Sosok dan pasar benih ikan di Beduai dan yang lainya, ” jelasnya.

Dengan begitu, lanjut Hendri, mempermudah masyarakat memperoleh bibit, misalnya ada yang mau buat kolam ikan di Entikong, mereka tidak perlu jauh-jauh ke Sejuah untuk ambil benih karena sudah tersedia di Sekayam. “Intinya ada alternatif terdekat apabila masyarakat mau buat kolam ikan, ” katanya.

Hendri menambahkan, pemerintah tetap akan menyalurkan bantuan benih ikan di tahun 2018, akan tetapi dengan pola atau sistem yang berbeda.

“Akan tetapi tidak komplit istilahnya, jika perlu bantuan bibit ikan harus terlebih dahulu sudah ada kerambanya, kemudian pakan ikan disediakan sendiri, ” ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya :

Dukung Industrialisasi Perikanan Budidaya, KKP Kembangkan Kawasan Minapolitan

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemanfaatan alam serta pemberdayaan masyarakat, pengembangan kawasan pertumbuhan ekonomi berbasis perikanan budidaya yang terintegrasi merupakan suatu hal yang harus dilakukan. Konsep Minapolitan...

Limbah Kolam Ikan Dapat Dimanfaatkan untuk Akuaponik

Bau yang tidak sedap dan kotonya kolam ikan adalah sesuatu yang banyak dibenci orang ketika mengembangkan budidaya ikan air tawar. Jika kita kreatif, maka bau dan kotoran...

Ikan Nila VS Mujair, Serupa Tapi Tak Sama

Banyak orang menganggap bahwa ikan nila sama dengan ikan mujair, dan ikan mujair sama dengan ikan nila. Memang juka dipandang sepintas tidak terlihat perbedaan yang ada pada...

Mengetahui Cara Budidaya Ikan Tawes

Mengingat wilayah Indonesia yang memiliki sumber air dan juga beragam jenis ikan konsumsi yang melimpah, menjadi peluang usaha di bidang perikanan di indonesia yang sangat besar. Ikan...