Cuaca buruk nelayan tidak melaut” Harga ikan hasil budidaya naik 50%

Dec 22, 2017
Cuaca buruk nelayan tidak melaut" Harga ikan hasil budidaya naik 50%

20171221_181134_cuaca_buruk_nelayan_tidak_melaut

Medanbisnisdaily.com – Langkat. Cuaca buruk disertai hujan selama 4 hari membuat sejumlah nelayan di Pangkalanbrandan tidak melaut. Hal ini membuat harga yang dipasok dari Aceh dan Sibolga melambung. Harga ikan budidaya kolam pun ikut melambung.

Ikan nila atau muzahir yang dipanen dari kolam pembesaran berair payau dan air asin saat ini dijual dipasar Rp 38.000 per kg. Padahal harga ikan ini biasanya Rp 25.000 sampai Rp 28.000 per kg. Sedangkan ikan laut jenis kembung Rp 25.000 per kg sampai Rp 28.000 per kg, kini dijual Rp 40.000 per kg. Di pasar ikan Tanjungpura, pedagang ikan menjual ikan nila yang didatangkan dari Medan dan Deliserdang dijual ecer Rp 38.000 per kg.

“Sudah 4 hari ini hujan terus. Kami tak melaut. Untuk memenuhi kebutuhan hidup terpaksa hutang pada juragan,” sebut sala seorang nelayan Umar di Jalan Pelabuhan Pangkalanbrabdan, Kamis (21/12/2017).

Karena cuaca buruk, katanya, sejumlah nelayan Pangkalanbrandan mengaku lebih memilih di rumah sambil membereskan jaring penangkap ikan mereka yang rusak.

“Tak ada ikan Mas, tadi hanya ikan nila yang dijual dengan harga Rp 38.000 per kg. Kalau kepala ikan nilapun naik, biasanya kepala ikan hanya Rp 10.000 per kg, saat ini Rp 15.000-Rp 20.000 per kg. Bagian daging ikan nila untuk industri pabrik, pasar swalayan dan ekspor, kepalanya dijual dipasar tradisionil,” sebut Sangkot, penjual ikan di Pajak Baru Tanjungpura.

Seorang pedagang ikan, Udin alias bulek, di Pasar Pangkalanbrandan mengatakan, pihaknya menjual ikan bandeng yang dipasok dari Aceh. “Ikan kosong, dari Aceh hanya bandeng, harga eceran sudah Rp 37.000 per kg. Sedangkan ikan kembung dari Sibolga dijual ecer Rp 40.000 per kg,” katanya. // Sumber : Medanbisnisdaily

Dinas Perikanan Lepas 18 Ribu Benih Ikan Nila dan Ikan Mas ke Danau Bungara Singkil Aceh

SINGKIL -Dinas Perikanan Aceh Singkil melepas bibit ikan di Danau Bungara, Kecamatan Kota Baharu, Kamis (14/12/2017).

Total ada 18 ribu benih ikan yang dilepas di danau yang melejit namanya pascafestival mengayuh bangki (sampan) tersebut.

Tebar bibit ikan nila di singkil aceh
Kepala Dinas Perikanan Aceh Singkil, Ir Ismed Taufiq mengatakan, ada dua jenis ikan yang ditabur.

Masing-masing ikan nila sebanyak 16 ribu ekor dan ikan emas sebanyak dua ribu ekor.

Menurut Ismed, bibit tidak dibeli tapi diambil dari Balai Benih Ikan (BBI) di Kecamatan Gunung Meriah.

BBI tersebut mampu memproduksi benih ikan sebanyak 200 ribu per tahun.

Ismed mengingatkan warga tidak menangkap ikan secara ilegal di Danau Bungara. Agar benih ikan yang ditabur beser sehingga memberikan keuntungan bagi warga setempat.

Restoking ikan turut dilakukan Kapolsek Kota Baharu, muspika, kepala desa serta warga setempat.(*) Sumber : Dede rosadi / Serambinews.com

Artikel Menarik Lainnya :

Kisah Sukses Pemasok Ikan Air Tawar – Almaturidi

Tahun ini benar-benar menjadi tahun yang paling berkesan bagi Almaturidi, alumnus P4S Kubang Jaya. Dengan budidaya dan jual beli ikan nila, warga Dusun III Pulau Bayur Desa...

Kolam Semen Untuk Budidaya Ikan Lele

Hampir segala jenis ikan dapat dibudidayakan dan dibesarkan pada kolam semen. Kolam Semen merupakan kolam yang bagian dasar kolam dan pematangnya di beton sehingga tidak mudah rusak...

Penyiponan – Pekerjaan Wajib Dalam Budidaya Gurame Kolam Terpal

Penyiponan adalah hal yang harus dilakukan dan merupakan salah satu kunci keberhasilan budidaya gurame kolam terpal. Dengan melakukan penyiponan yg teratur, kebersihan dan kesehatan air di dalam...

Potensi Bagus, Kampung Suwiam, Manokwari Kembangkan Ikan Air Tawar

MANOKWARI – Potensi sumber daya alam yang sangat baik untuk budidaya ikan air tawar di Manokwari kini mulai dilirik oleh masyarakat. Seperti yang saat ini sedang digeluti...