budidaya ikan patin dan nila menjadi peluang usaha menjanjikan untuk masyarakat Kotamobagu Sulawesi Utara

Mar 21, 2018
budidaya ikan patin dan nila menjadi peluang usaha menjanjikan untuk masyarakat Kotamobagu Sulawesi Utara

Ikan-Mujair

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU –Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Kotamobagu akan menyalurkan bantuan bibit ikan kepada petani budidaya ikan air tawar. Bantuan tersebut akan di salurkan pada triwulan 2 nanti.

Kadis Pertanian dan Peternakan Muljadi Suratinoyo mengatakan, bantuan bibit ikan air tawar nanti akan diserahkan kepada petani dan masyarakat.

“Saat ini untuk penyaluran bibit tersebut masih dalam proses,” kata Muljadi.

Dia menjelaskan, bukan hanya bibit ikan yang akan diserahkan. Akan tetapi beberapa kelompok seperti bibit kakao, sirsak, duku, pinang mas, bibit ikan patin, dan ikan nila.

“Untuk ikan patin dan nila itu program dari Kementrian Kelautan dan Perikanan melalui dana DAK,” tambahnya .

Pemerintah mengharapkan kepada para petani dan budidaya ikan untuk tetap semangat dalam meningkatkan  poduktifitas hasil pertanian dan perikanannya. Serta kepada masyarakat untuk selalu menjaga dan memelihara semua bantuan yang akan disalurkan.

“Saat ini pemerintah sangat memperhatikan bidang pertanian dan perikanan,” pungkasnya. (**)

PicsArt_03-20-01.12.14

Surya Mina Farm Yogyakarta : Penyedia segala kebutuhan bibit ikan unggulan untuk dibudidaya pembesaran dengan harga murah”Adapun segala jenis benih ikan yang disediakan suryamina seperti

  • Nila gesit
  • Nila merah super
  • Nila Larasati
  • Nila chitralada
  • Nila Nirwana
  • Nila GMT
  • Nila Sakti
  • Nila best
  • Nila bangkok
  • Patin
  • Lele Sangkuriang
  • Lele phyton
  • Lele masamo
  • Lele mutiara
  • Bawal
  • Emas Majalaya
  • Emas si nyonya
  • Emas Najwa
  • Graskap
  • Gabus
  • Ikan terapi
  • Gurame soang
  • Gurame bastar

Surya Mina juga melayani pengiriman pesanan benih ikan antar pulau seperti dengan sistem port to port yang artinya benih ikan dijemput di area cargo bandara tujuan, Adapun kota dan provinsi yang bisa dicangkok seperti

Aceh Medan Padang Pekanbaru Jambi Palembang Lampung Batam Tanggal Pinang Tanjung Pinang Pontianak Banjarmasin Palangkaraya Balikpapan Berau Tarakan Palu Manado Gorontalo Makassar Kendari Kupang Mataram Lombok Jayapura Manokwari Timika dll

untuk informasi lebih jelas bisa Klik di menu pemesanan benih di atas, Untuk konfirmasi pemesanan bisa ditanyakan lewat WhatsApp atau telepon langsung ke nomor 0812 2663 3426

Cuaca buruk nelayan tidak melaut” Harga ikan hasil budidaya naik 50%

Dec 22, 2017
Cuaca buruk nelayan tidak melaut" Harga ikan hasil budidaya naik 50%

20171221_181134_cuaca_buruk_nelayan_tidak_melaut

Medanbisnisdaily.com – Langkat. Cuaca buruk disertai hujan selama 4 hari membuat sejumlah nelayan di Pangkalanbrandan tidak melaut. Hal ini membuat harga yang dipasok dari Aceh dan Sibolga melambung. Harga ikan budidaya kolam pun ikut melambung.

Ikan nila atau muzahir yang dipanen dari kolam pembesaran berair payau dan air asin saat ini dijual dipasar Rp 38.000 per kg. Padahal harga ikan ini biasanya Rp 25.000 sampai Rp 28.000 per kg. Sedangkan ikan laut jenis kembung Rp 25.000 per kg sampai Rp 28.000 per kg, kini dijual Rp 40.000 per kg. Di pasar ikan Tanjungpura, pedagang ikan menjual ikan nila yang didatangkan dari Medan dan Deliserdang dijual ecer Rp 38.000 per kg.

“Sudah 4 hari ini hujan terus. Kami tak melaut. Untuk memenuhi kebutuhan hidup terpaksa hutang pada juragan,” sebut sala seorang nelayan Umar di Jalan Pelabuhan Pangkalanbrabdan, Kamis (21/12/2017).

Karena cuaca buruk, katanya, sejumlah nelayan Pangkalanbrandan mengaku lebih memilih di rumah sambil membereskan jaring penangkap ikan mereka yang rusak.

“Tak ada ikan Mas, tadi hanya ikan nila yang dijual dengan harga Rp 38.000 per kg. Kalau kepala ikan nilapun naik, biasanya kepala ikan hanya Rp 10.000 per kg, saat ini Rp 15.000-Rp 20.000 per kg. Bagian daging ikan nila untuk industri pabrik, pasar swalayan dan ekspor, kepalanya dijual dipasar tradisionil,” sebut Sangkot, penjual ikan di Pajak Baru Tanjungpura.

Seorang pedagang ikan, Udin alias bulek, di Pasar Pangkalanbrandan mengatakan, pihaknya menjual ikan bandeng yang dipasok dari Aceh. “Ikan kosong, dari Aceh hanya bandeng, harga eceran sudah Rp 37.000 per kg. Sedangkan ikan kembung dari Sibolga dijual ecer Rp 40.000 per kg,” katanya. // Sumber : Medanbisnisdaily

Artikel Menarik Lainnya :

Harga Daging Mahal, Warga Beralih Ke Ikan Tawar

Belakangan ini permintaan akan ikan air tawar konsumsi mengingkat tajam di wilayah Yogyakarta. Mahalnya harga daging sapi dan ayam membuat banyak warga di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta,...

Prospek Budidaya Ikan Patin – Pasar Domestik Tinggi, Ekspor Menanti

Peluang budidaya Ikan Patin kian menggiurkan dan saat ini menjadi satu komoditas andalan untuk menggenjot perekonomian dari perikanan budidaya. Pembudidayaan ikan patin ini cukup mudah, karena lahan...

Musim Kemarau, Ikan Gurame di Lampung Diobral

Di beberapa daerah, datangnya musim kemarau menyebabkan kerugian bagi para petani ikan. Hal ini disebabkan karena berkurangnya debit air yang mengaliri kolam-kolam budidaya ikan. Sebagian pembudidaya ikan...

Pedagang Ikan Musiman Bermunculan di Hutan Saradan

Penjual ikan musiman saat ini banyak bermunculan di Jalan Raya Surabaya-Solo, yang tepatnya ada di tepian hutan Saradan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Para pedagang menjajakan...