Standar Operasional Pelaksanaan (SOP) Vaksinasi KHV

Penyakit KHV pada ikan merupakan sebuah kendala yang terkadang dialami oleh para pembudidaya ikan, bahkan sering menjadi momok karena KHV dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Untuk mengendalikan penyakit KHV pada ikan mas, salah satunya adalah dengan melakukan vaksinasi. Adapun prosedur pelaksanaan Vaksinasi KHV adalah sebagai berikut:hydrovac vaksin KHV

Tahap Vaksinasi :

a. Persiapan Objek vaksinasi

  1. Pilih ikan yang akan di vaksin adalah hanya ikan mas yang dalam kondisi sehat, dengan bobot minimal 10 gr/ ekor dan umur minimal 3 bulan sejak menetas.
  2. Jumlah ikan yang akan di vaksin sebanyak 250 – 300 kg atau sekitar 25000 – 30000 ekor (@ 10 gr) per 100 ml vaksin KHV (perbotol)
  3. Pemberokan (mempuasakan 0 ikan yang akan di vaksin dilakukan minimal 1 hari sebelum proses vaksinasi menggunakan air sumu/ tampungan air hujan.

b. persiapan wadah vaksinasi :

  1. Siapkan bak metal/fiberglass/kolam keramik untuk proses vaksinasi dengan kapasitas minimal 1500 liter
  2. Bersihkan bak vaksinasi menggunakan deterjen, lalu bilas hingga benar-benar bersih.
  3. Isi dengan air sumur atau air tampungan hujan (lebih baik yang sudah diendapkan lebih dahulu) sebanyak 1000 liter
  4. Jaga parameter kondisi air dengan kisaran suhu 20 C – 25 C ph di kisaran 6,8 – 7,4 dan kandungan oksigen terlalrut (DO) minimal 6 ppm sejak 24jam sebelum tahap vaksinasi
  5. Gunakan aerator, water pump dan es balok jika diperlukan untuk menjaga kestabilan parameter air

c. Proses vaksinasi

  1. Siapkan vaksin KHV beku100 ml di dalam wadah freezer/ice boiler
  2. Masukan benih ikan mas yang sudah dipersiapkanuntuk di vaksin sebanyak 250 – 300 kg atau sekitar 25000 – 30000 ekor (@ 10 gr) ke dalam bak vaksinasi tersebut.
  3. Pelarutan vaksin dilakukan dengan cara memasukkna botol vaksin yang dalam keadan beku, lalu buka tutupnya dan langsung masukan ke dalam tangki vaksinasi sambil digoyang-goyangkan hingga larut seluruhnya
  4. Laksanankan proses vaksinasi selama 45 -60 menit sejak seluruh vaksin larut
  5. Jaga parameter kondisi air agar tetap stabil selama proses vaksinasi (suhu 20 C – 25 C ph di kisaran 6,8 – 7,4 dan kandungan oksigen terlalrut (DO) miniml 6 ppm)
  6. Setelah selesai proses vaksinasi 45 – 60 menit, pindahkan benih ikan mas tersebut ke bak induksi kekebalan.

 

Tahap induksi kekebalan

a. persiapan wadah induksi kekebalan

  1. Siapkan bak untuk induksi kekebalan, berupa bahan fiberglass/keramik/beton/terpal
  2. Bersihkan bak induksi kekebalan dengan detrejen
  3. Isi bak dengan air sumur atau air tampungan hujan yang sebiknya sudah diendapkan Jaga parameter air antar 20 C – 25 C ph di kisaran 6,8 – 7,4 dan kandungan oksigen terlalrut (DO) miniml 6 ppm sejak 24 jam sebelum di mulainya tahap induksi kekebalan.

b. proses induksi kekebalan

  1. masukan benih ikan mas yang telah di vaksinasi dari bak vaksinasi dengan padat tebar 10-20 per 1000 liter air
  2. jaga kestabilan parameter kondisi air selama tahap induksi kekebalan yaitu selama 4-7 hari
  3. ganti 50% volume air yang ada setiap hari, selama tahap induksi kekebalan dengan air sumur/tampungan hujan
  4. pemberian ransum pakan 1 % *FR 1%) dari bobot tubuh ikan 1 X sehari selama tahap induk kekebalan.

 

Tahap Recovery

  1. Siapkan kolam untuk tahap recovery, jika dasar kolam adalah tanah, lakukan pengolahan lahan terlebih dahulu untuk membersihkan segala jenis sisa parasit dasar kolam
  2. bersihkan dinding dan dasar kolam dari parasit
  3. isi kolam dengan air sumur/air tampungan hujan
  4. Bed Ransum pakan secara normal
  5. Padat tebar benih ikan mas sesuai padat tebar pendederan (sekitar 50 ekor/m2)
  6. Jaga parameter kondisi air dengan suhu di kisaran 28 c – 30 c ph dikisaran 6,8-7,4 dan kadar oksigen terlarrut (DO) minimal 4 ppm
  7. peliharan selama 10-14 hari
  8. Selesai tahap recovery ikan siap di pindah ke kolam pembesaran.

 

(sumber: dkp.kaltimprov.go.id)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan