Produksi Perikanan Air Tawar di Manado Masih Sedikit

Produksi ikan air tawar di manado masih tergolong kecil, hasil panen perikanan air tawar budidaya di Manado hanya sekitar 400 ton per tahun. Hal ini karena hanya beberapa tempat saja yang dijadikan ikan air tawar.

Demikian Dikatakan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Manado Boy Naray, Rabu (16/4/2013).”Per tahun produksinya sekitar 400 ton, memang cukup cukup kecil,” ujarnya.

Naray menambahkan karena hanya beberapa tempat saja yang menjadi tempat membudidaya ikan, terutama air tawar, seperti di Ketang Baru dan Ternate Baru, itu pun melalui sistem keramba. “Jenis ikan yang dibudidaya biasanya nila, karena ikan jenis tersebut permintaannya cukup tinggi,” katanya.

Mengenai jumlah warga yang melakukan budidaya ikan tersebut sebanyak 60 orang yang masuk dalam 6 kelompok. Biasanya hasil panen tersebut dipasarkan di sekitar Manado saja. “Namun jika stok di Manado tidak mencukupi, akan didatangkan dari Minahasa Utara maupun Tondano,” tuturnya.

Produksi perikanan tersebut akan mengalami peningkatan jika menjelang hari raya, baik itu pada saat Idul Fitri maupun Natal. Karena memang panen untuk ikan budidaya dilakukan pada saat hari besar keagamaan tersebut. “Memang menjelang Idul Fitri maupun Natal produksinya mengalami peningakatan,” ujarnya.

Sedekitnya hasil budidaya perikanan di Manado, karena kurangnya lahan untuk melakukannya, tidak seperti di kabupaten lain yang memiliki lahan yang masih luas. “Memang menjelang Idul Fitri maupun nanti pada saat Natal produksinya mengalami peningakatan,” kata Naray.

(sumber: tribun manado)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan