Perhatian Khusus Saat Seleksi Ikan Lele

Sortasi, seleksi dan penyortiran merupakan salah satu hal yang biasanya rutin dilakukan oleh pembudidaya lele, terutama para pembudidaya yang sedang membenihkan. Kegiatan seleksi sangat baik untuk keperluan pemerataan, atau pun untuk keperluan lainnya. Namun biasanya ada banyak kesalahan yang dilakukan oleh para pembudidaya, saat melakukan penyortiran lele baik di kolam galian tanah atau kolam terpal, khususnya dalam hal ini pemeliharaan Ikan Lele.

penyortiran benih ikan lele

Para pembudidaya Lele sering mengabaikan metoda atau cara dalam melakukan penyortiran. Pembudidaya dengan lincahnya masuk kedalam satu kolam lalu berpindah ke kolam yang lain. Bahkan juga dengan entengnya memindahkan atau menyortir Lele dalam satu kolam digabung ke kolam berikutnya. Bila kondisi ikan Lele yang diperlihara sehat, maka pemindahan ikan dari satu kolam ke kolam lain atau proses sortir nyaris tidak ada masalah. Bayangkan jika di satu kolam terdapat bibit penyakit, kemudian menyebar ke kolam-kolam yang lainnya. Selain itu, tindakan yang dilakukan diatas akan menyebabkan Lele yang dipelihara stress.

Masalah yang harus dihindari adalah bila Lele yang di sortir mengalami suatu penyakit, misal: penyakit moncong putih, badan kuning dan penyakit badan ikan Lele yang totol luka. Penyakit ini diakibatkan oleh bakteri dan jamur. Bila benih ikan Lele mengalami penyakit ini kemudian di pindahkan dan disatukan dengan lele yang sehat, maka proses pemindahan dan sortir akan segera memacu terjadinya wabah yang sangat merugikan. Awalnya cuma satu kolam yang tertular penyakit ini, dalam seketika bisa menjadi wabah yang mematikanpada semua kolam terpal yang ada.

Adapun penyebab tindakan pemindahan benih ikan Lele dari satu kolam ke kolam lain atau sortir akan menjadi wabah, adalah dikarenakan beberapa hal dibawah ini:

  1.  Lele akan mengalami stress,
  2. Akan terjadi perkelahian antara benih ikan Lele yang dicampur alias sortir,
  3. Hal ini akan berpengaruh pada nafsu makan Lele, sehingga nafsu makannya akan berkurang konsumsi makannya,

Bila ada beberapa benih ikan Lele yang mengalami penyakit, maka selain proses pemindahan benih ikan dan sortir akan mempercepat proses penenularan penyakit tapi juga kondisi benih ikan Lele yang sedang tidak fit (sehat), akan membuat penyakit jadi wabah yang sangat merugikan petani ikan.

Tips dan Trik Penyortiran Ikan Lele

  1. Sebaiknya hindari proses sortir dan menggabungkan ikan dari satu kolam ke kolam yang lain;
  2. Sediakan satu atau dua kolam kecil untuk penyortiran. Bisa untuk tempat sementara benih ikan Lele yang mau dijual, atau tempat penanganan benih ikan Lele yang sedang mengalami penyakit.
  3. Penanganan kolam benih ikan Lele yang sedang sakit alias bermasalah harus terpisah, agar kita menghindari kontamiasi ke kolam yang lain.
  4. Kalaupun akan melakukan sortir benih ikan Lele, sebaiknya dilakukan pada sore atau malam hari. Hal ini hanya untuk mengurangi stress pada benih ikan Lele.
  5. Dapat juga mencampurkan endrop (cairan stress pada ayam) pada pakan benih ikan Lele. Berikan pakan campuran tersebut enam jam sebelum benih ikan Lele di sortir. Juga berikan pakan campuran yang sama pada pagi esok harinya.

(sumber: komunitas lele sangkuriang)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan