Pemkot Samarinda Bantu 2.500 Bibit Lele Untuk 30 Binaan Lapas Narkoba

Sebanyak 2.500 ekor bibit ikan lele diberikan oleh Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, kepada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Narkotika untuk mendukung program ketrampilan budidaya ikan lele.

Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail, Senin, menyatakan bahwa pemberian bantuan bibit ikan lele itu sebagai tindak lanjut pelatihan keterampilan budi daya ikan kepada 30 warga binaan Lapas Narkotika Samarinda.

bibit lele

“Bantuan ini sebagai tindak lanjut untuk mendukung program pelatihan keterampilan budidaya ikan lele yang digelar hari ini melalui pemberian bantuan 2.500 ekor bibit ikan lele Sangkuriang yang diperkirakan akan menjalani proses masa panen setelah melewati proses budi daya selama tiga bulan,” ungkap Nusyirwan Ismail.

Bantuan bibit ikan lele itu, menurut Nusyirwan Ismail, sejalan dengan tingkat kebutuhan konsumsi ikan warga Samarinda yang mencapai 34 kilogram per orang per tahun.

Tingkat kebutuhan itu, kata dia, di atas tingkat kebutuhan ikan di level nasional yang hanya mencapai 32 kilogram per tahun.

Atas dasar itu, Nusyirwan Ismail berharap program tersebut tidak hanya bermanfaat bagi warga binaan Lapas Narkotika, tetapi juga bisa memberikan dampak bagi warga Samarinda sendiri dalam mencukupi kebutuhan ikan.

Pemerintah Kota Samarinda sendiri, kata dia, akan terus mendukung program positif dalam memajukan warga binaan lembaga pemasyarakatan yang disesuaikan dengan potensi masing-masing.

“Karena warga binaan di sini (Lapas Narkotika) jumlahnya berkisar 369 jiwa sehingga tentu tidak mungkin semua memiliki keahlian dalam terampil budi daya ikan,” kata Nusyirwan Ismail.

Melihat kondisi itu, kata dia, maka tidak menutup kemungkinan Pemerintah Kota Samarinda akan terus mengkaji pemahaman di bidang lain dalam mendukung dan mengasah potensi warga binaan.

“Bisa saja, kita manfaatkan untuk pengelolaan peternakan hewan sapi maupun pertanian yang disesuaikan dengan potensi keterampilan warga disini,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Lapas Narkotika Samarinda Ismail mengakui, perhatian pemerintah itu sangat membantu memberikan manfaat bagi para warga binaan yang tidak hanya dari segi keterampilan, tetapi juga bisa bisa memberikan kompensasi dari hasil penjualan ikan.

“Dengan kegiatan semacam ini, setidaknya bisa membuka akal positif mereka untuk bisa mengembangkan diri apabila telah kembali ke tengah masyarakat. Karena pada intinya mereka ini bukan penjahat, melainkan tersesat dan perlu bertaubat,” kata Ismail.

Pada penyerahan bantuan ikan lele itu, hadir pula Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Samarinda Samsul Bahri dan Perwakilan dari Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM.

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan