NTT Mulai Lirik Program Pembangunan Perikanan

Budidaya ikan yang semakin populer banyak diminati dan dilirik oleh Pemerintahan di berbagai daerah. Misalnya di NTT, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menambahkan perikanan dan pariwisata sebagai program pembangunan NTT.

produksi perikanan di NTT

Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengatakan, selama ini, perikanan dan pariwisata belum menjadi fokus perhatian pemerintah NTT. Namun mulai tahun ini, selain menjadikan NTT sebagai provinsi Jagung, Koperasi, Ternak dan Cendana, pemerintahannya akan menjadikan NTT sebagai provinsi perikanan dan provinsi Pariwisata.

“Selain program jagung, ternak, koperasi, cendana, kita akan memberi perhatian pula kepada pengembangan perikanan, kelautan dan pariwisata. Selama ini kita memiliki potensi perikanan kelautan yang besar. Kita memiliki potensi wisata alam, wisata bahari, wisata budaya, dan wisata rohani yang mendukung pengembangan industri pariwisata di daerah ini. Semua potensi ini akan kita optimalkan termasuk pemanfaatan kerjasama tripatrit antara Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya menambahkan potensi perikanan tangkap di NTT mencapai lebih dari 365 metrik ton pertahun. Namun baru dimanfaatkan sekitar 26,56 persen. Budidaya perikanan, sekitar 5.150 hektare, dengan tingkat pemanfaatan baru mencapai 8,74 persen atau sekitar 450 hektare. Kurangnya pemanfaatan bidang perikanan juga nampak dari budidaya tambak dan budidaya ikan kolam.

(sumber: KBR68H)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan