MKP Ajak Mahasiswa Berwirausaha di Bidang Perikanan

Untuk mendukung industrialisasi kelautan dan perikanan yang telah dicanangkan KKP, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, mengajak para mahasiswa untuk menjadi pewirausaha baru di bidang perikanan. Ajakan ini juga bermaksud untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

MKP mengajak berbudidaya ikan

Ajakan tersebut disampaikan Sharif pada sambutannya saat pembukaan dan pembekalan Training Dasar Advokasi dan Kepemimpinan Nasional (TRIDAKNAS) Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (HIMAPIKANI), di Universitas Djuanda, Bogor, Senin (11/3/2013). Pelatihan pembenihan ikan air tawar dan pembuatan pakan ikan bagi mahasiswa merupakan salah satu sesi yang ada dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Pelatihan diberikan kepada 50 mahasiswa HIMAPIKANI, yang beranggotakan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. Mahasiswa diyakni merupakan komponen penting dan sangat strategis di masyakat yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan kelautan dan perikanan.

Pelatih yang didatangkan untuk membantu peningkatan kapasitas mahasiswa merupakan para pelaku usaha pengelola Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Dejefish Sukabumi dan P2MKP Koperasi Budidaya Air Tawar (KABITA) Bogor.

Menurut Kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPSDM KP), Suseno, dalam paparannya pada kegiatan pelatihan tersebut, P2MKP adalah lembaga pelatihan/permagangan yang didirikan, dimiliki, dan dikelola oleh pelaku utama/usaha secara swadaya, baik perorangan maupun kelompok.

P2MKP merupakan Diklat yang tumbuh di masyarakat yang secara sukarela membantu masyarakat terutama di wilayah sekitarnya untuk dapat berusaha mengikuti kegiatan usaha yang dilakukan oleh P2MKP tersebut.

“Latar belakang pendirian P2MKP adalah untuk memberikan dukungan pada Eselon I Teknis KKP dalam rangka peningkatan kualitas SDM KP melalui pelatihan; meningkatkan akses masyarakat KP untuk memperoleh pelatihan dan permodalan; tersedianya sumber pembiayaan di luar APBN-BPSDMKP yang dapat dimanfaatkan; perlunya membangun jaringan bisnis di antara para pelaku usaha dan utama; serta perlunya pembinaan sesuai standar-standar yang berlaku di mana para pelaku usaha telah melakukan pelatihan, magang, praktek kerja, dan lain-lain,” jelas Suseno.

HIMAPIKANI sebagai salah satu organisasi mahasiswa yang bertujuan menggalang persatuan dan kerja sama untuk meningkatkan profesionalisme dalam rangka meningkatkan masyarakat yang berkeadilan dan berkemakmuran guna menunjang pelaksanaan pembangunan nasional yang berbasis kerakyatan, diharapkan dapat memanfaatkan peluang baik ini agar mereka dapat mempersiapkan diri mereka sebagai calon pemimpin masa depan yang memiliki visior.

Diawali dengan pelaksanaan jangka pendek, membantu mempercepat kebijakan “ekonomi biru” yang diusung oleh KKP melalui rangkaian kegiatan di dalamnya, sebagai mahasiswa yang dikenal sebagai “agent of change” seyogya mengawal kebijakan pemerintah serta membangun SDM yang kontributif dalam pembangunan perikanan di Indonesia.

Melalui kegiatan pelatihan perikanan bagi mahasiswa ini, diharapkan dapat dilahirkan para trainer/pelatih yang akan menularkan kemampuan dan keberhasilan mereka sebagai pewirausaha baru. Sebagai pewirausaha baru para mahasiwa diharapkan menjadi seseorang yang percaya diri, mampu memanfaatkan sumber daya menjadi peluang, dan dengan kreativitasnya mampu mengubah sesuatu menjadi lebih bermanfaat sekaligus meningkatkan kesejahteraan diri, masyarakat, dan lingkungannya.

sumber: rri.co.id

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan