Memanfaatkan Sungai untuk Tingkatkan Produksi Ikan

Sungai-sungai besar sangat bagus jika dikembangkat untuk budidaya ikan air tawar, dan di Indonesia pun mempunyai potensi yang luar biasa dalam hal tersebut. Pemerintah harus mempertimbangkan sungai besar yang ada sebagai lahan untuk meningkatkan produksi ikan.

“Kita bisa adopsi dari Vietnam dan Thailand,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengolahan dan Pemasaran Perikanan Indonesia (AP3I), Thomas Darmawan, ketika dihubungi Pos Kota, Minggu (13/10).

Menurutnya, kedua negera tersebut mampu meningkatkan produksi ikan cukup besar. Bahkan Indonesia mengimpor ikan dari kedua negara tersebut.

Seperti ikan patin, ia mengemukakan Vietnam mampu memproduksi ikan patin pada 2012 hingga 1,6 juta ton. Sedangkan Indonesia hanya 347 ribu ton.

Padahal lahan budidaya ikan patin di sana hanya 500 hektar. Lalu mereka manfaatkan sungai besar yang ada sebagai lahan untuk budidaya. “Wal hasil, Vietnam menjadi pengekspor ikan terbesar dunia,” jelasnya.

Indonesia sendiri sampai sekarang masih mengimpor ikan konsumsi.

Padahal lahan perikanan di Indonesia jauh lebih besar. Hanya saja, ia menyayangkan pengelolaan masih tradisional. Lebih banyak menggunakan empang atau tambak. Sehingga hasilnya tak seberapa besar.

Kalau bisa memanfaatkan sungai besar yang ada untuk lahan budidaya, ia optimis produksi ikan bisa bertambah sehingga bisa memenuhi kebutuhan konsumsi dl dalam negeri.

Selain produksi ikannya banyak, ia mengemukakan Vietnam pinter dalam mengelola produksi perikanannya.

Vietnam tidak memasarkan ikan secara utuh. Mereka jual daging ikan. Sedangkan kepala dan buntut (ekor) dikelola menjadi pakan ternak. Demikian pula minyaknya juga diolah, kemudian dijual. “Jadi mereka mengantongi nilai tambah yang begitu banyak,” katanya.

(sumber: poskotanews)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan