Lomba Mendanau di Hulu Sungai Mahakam

Tenggarong, Kalimantan Timur – Kegiatan mendanau merupakan cara untuk mendapatkan ikan di kubangan dan anak sungai yang mengering di saat musim kemarau.

Saat musim kemarau tiba, wilayah hulu Sungai Mahakam banyak terdapat kubangan lumpur, bahkan ada anak sungai yang kekeringan air sehingga dasar sungai hanya dialiri sedikit air.

lomba mendanau di hulu sungai mahakam

Namun di kubangan dan anak sungai itu juga terdapat banyak ikan, dan ikan – ikan itu teperangkap karena tidak bisa meloloskan diri ke sungai saat airnya semakin mengering.

Kegiatan yang sudah mentradisi dan acap dilakukan saat kemarau tiba ini mewarnai Pesta Danau 2013 yang berlangsung di Desa Melintang Kecamatan Muara Wis Kutai Kartanegara Jumat hingga Minggu (23-25/8).

Dalam gelaran Pesta Danau maka Mendanau dilombakan oleh panitia di samping lomba lainnya, sedang kriteria pemenang bagi lomba mendanau adalah peserta yang mampu mengumpulkan ikan terbanyak, maka dialah sang juara mendanau.

Lomba mendanau mampu menghibur penonton karena peserta nampak lucu ketika ingin menangkap ikan yang berenang cepat di dalam air penuh lumpur.

Biasanya ikan yang ada di dalam kubangan berlumpur ini adalah jenis ikan haruan atau gabus kemudian ikan lele dan sepat.

Warga yang menonton di tepi kubangan memberikan dukungan dengan bersorak terutama saat ikan dapat ditangkap peserta lomba.

Koordinator pelaksana Pesta Danau 2013 Mislan mengatakan bahwa pesta danau 2013 ini diisi dengan berbagai kegiatan yang semuanya bernuansa air, sungai dan danau serta ekosistem pendukungnya, seperti diskusi pelestarian danau, ceramah illegal fishing, lomba dayung perahu, lomba balap perahu ketinting.

Kemudian ada penanaman pohon penghijauan hingga lomba menjala ikan dan lomba kebersihan lingkungan desa sekitar danau dan lainnya.

“Semua lomba yang diadakan berkaitan erat dengan ekosistem dan budaya serta tradisi masyarakat sekitar danau dan sungai,” ujarnya.

Sedang tujuan pelaksaan mengajak stakeholder terkait baik formal maupun informal untuk peduli dan menjaga kelestarian lingkungan sungai dan danau agar kondisinya semakin lebih baik.

Dikatakannya, pelaksanaan Pesta Danau 2013 diikuti warga di 22 desa dari 5 kecamatan di Kukar dan Kutai Barat, terutama desa yang memiliki kawasan danau.

Pesta yang baru terjadi ini mendapat dukungan selain pemerintah kecamatan dan desa setempat juga sejumlah SKPD di tingkat Provinsi Kaltim maupun di Kukar.

Bahkan menurut Mislan pemerintah pusat melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian PU turut terlibat di kegiatan ini.

“Yakni Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III di Samarinda,” ujarnya.

(sumber: antara kaltim)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan