Ikan Lele Menjadi Komoditas Primadona Bagi Pembudidaya Pemula

Saat ini, ikan lele dianggap sebagai komoditas primadona bagi kalangan pembudidaya pemula. Pasalnya, hanya dengan membutuhkan tempo 2,5 hingga 3 bulan, ikan air tawar ini mampu mendatangkan profit bagi pembudidayanya.

panen ikan lele tepat waktu

“Peternak pemula memang lebih memilih lele ketimbang yang lain. Sebab hanya dengan waktu 2,5 hingga 3 bulan panen sudah dapat dilakukan,” kata Parlindungan Sinaga, pembudidaya ikan lele di Kecamatan Pantai Labu, Desa Denai Kuala, Dusun 4, Deliserdang.

Dikatakannya, pada umur ikan lele 2,5 bulan, berat ikan sudah mencapai 9-10 ons. Ditambah lagi dengan minat masyarakat yang jauh lebih menyukai mengkonsumsi ikan lele berukuran kecil ketimbang yang besar. “Kalau ukuran yang besar, banyak konsumen yang merasa geli mengonsumsinya. Tetapi sebenarnya alasannya relatif, soalnya sebagian ada yang bilang jika sudah besar rasa dagingnya sudah tidak enak lagi, namun ada juga yang mengaku geli karena habitat lele yang mengonsumsi kotoran,” jelasnya.

Selain itu, mudahnya dibudidayakan juga menjadi alasan peternak pemula untuk lebih memilih ikan lele sebagai usaha budidayanya. Sebab, hanya dengan rutin memberi makan 3 kali sehari serta rutin mengganti air, minimal 1 kali seminggu dalam waktu 2,5 bulan tadi panen besar sudah bisa dinikmati.

“Risiko kematian juga kecil, bahkan persentasenya hanya 10 hingga 20 persen saja dari total keseluruhan yang ada di dalam kandang (kolam). Selain itu hanya dengan bermodalkan Rp 1,4 juta kita sudah bisa mendapatkan 1.000 ekor bibit, kandang dari bambu, terpal, biaya pelet sampai panen. Sementara keuntungan bisa 30 hingga 40 persen dari satu kolam,” ungkapnya.

Namun, tak jarang pula banyak peternak pemula yang kerap mengalami gagal panen sehingga memutuskan untuk berhenti. Sebab, sifat lele yang kanibal, budidayanya membutuhkan perhatian ekstra. “Kita harus rajin memilah-milah mana yang sudah berukuran besar, sedang, dan kecil. Soalnya lele itu termasuk jenis hewan kanibal. Kalau tidak dipilah yang besar akan memangsa yang kecil,” terangnya.

Dana, peternak lele lainnya di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Percut Sei Tuan mengaku tertarik mengembangkan lele karenamasa panen yang cepat. “Ikan lele ini kan cepat panennya, selain itu makanannya juga tidak susah. Jadi dengan beternak lele, peluang untungnya sangat besar, walaupun kita sebagai peternak baru harus belajar banyak,” ujarnya.

(sumber: medanbisnis)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan