Ikan Lele Menjadi Andalan Sumber Protein di Bintan

Kebutuhan ikan lele yang semakin meningkat di Bintan membuka peluang yang sangat besar bagi masyarakatnya. Baik itu pembudidaya ikan lele, pedagang ikan lele konsumsi, penjual benih ikan lele, maupun pelaku bisnis yang mendukung segala kebutuhan untuk budidaya ikan lele, termasuk pakan, peralatan, dll.

Pemkab Bintan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bintan terus meningkatkan budidaya ikan air tawar di wilayah Bintan, salah satu pembudidayaan ikan air tawar tersebut adalah ikan lele.

Hal ini dikarenakan kebutuhan ikan lele dipasaran sangat meningkat dan permintaan banyak tidak terpenuhi.

Salah satu upaya yang terus dilakukan oleh DKP Bintan yakni dengan terus memberikan bantuan secara finansial kepada para kelompok pembudidaya yang ada di Bintan.

jual benih ikan lele di batam

“Kebutuhan sumber protein dari ikan air tawar seperti ikan lele dan ikan nila terus meningkat dipasaran.”

“Setiap waktu peningkatan kebutuhan semakin bagus, maka dari itu kita terus mendorong para pembudi daya untuk terus meningkatkan lagi hasil panennya,” sebut Kepala DKP Bintan Wan Rudi, Minggu (26/10/2014) siang.

Sejauh ini, menurut Wan Rudi hasil produksi dari para pembudidaya ikan air tawar yang ada di Bintan masih cukup stabil.

Artinya antara kebutuhan pasar dan hasil produksi para pembudidaya masih seimbang.

Sehingga keuntungan mulai dari modal dan biaya operasional selama pemeliharaan, masih menghasilkan keuntungan yang cukup besar bagi para pembudidaya di Bintan.

“Kebutuhan ikan lele dipasaran saat ini lumayan meningkat, hasil produksi dari para pembudidaya yang ada di Bintan belum begitu mencukupi kebutuhan pasar. Namun semuanya masih dalam keseimbangan,” ujar Wan Rudi lagi.

Maka dari itu Pemkab Bintan dalam hal ini tidak hanya memberikaan pembinaan terhadap peternak atau pembudidaya ikan saja.

Tetapi segala bentuk bantuan terus dikucurkan kepada masyarakat yang membutuhkan atau ingin mengembangkan usahanya di budiadaya ikan lele.

“Setiap tahunnya Pemkab Bintan mengucurkan dana bantuan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), untuk para pembudidaya ikan air tawar yang ada di Bintan.

Sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat Bintan dalam mengembangkan usahanya dengan baik dan terus meningkatkan hasil produksi kebutuhan ikan air tawar yang semakin meningkat,” lanjutnya.

Untuk tahun ini, Pemkab Bintan akan memberikan bantuan sekitar Rp1,6 miliar yang diperuntukan dalam pemberdayaan budidaya ikan air tawar. Angka ini meningkat sekitar 100 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun sebelumnya, Pemkab hanya menganggarkan sekitar Rp800 jutaan saja,” lanjutnya lagi.

Saat ini, DKP menambahkan, sebanyak 25 kelompok pembudidaya ikan air tawar yang ada di Bintan. Pusat yang menjadi central hasil produksinya terletak di wilayah Teluk Sebong dan Tambelan.

Rencananya pihak DKP Bintan akan membentuk lagi central produksi di kawasan Toapaya dan Pengujan pada tahun mendatang.

(sumber: batam.tribunnews.com)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan