Halaman Tidak Terpakai Hasilkan 1 Ton Lele Per Tahun

Memiliki pekarangan yang cukup luas dan tidak terpakai, daripada membiarkannya tanpa hasil, akan sangat bagus jika dimanfaatkan menjadi kolam ikan lele. Selain tidak membutuhkan biaya yang mahal, pemeliharaannya pun sangat mudah dilakukan. Seperti yang dilakukan oleh warga Desa A Yani Pura di Kecamatan Binuang.

kolam hasilkan 1 ton ikan lele per tahun

“Karena halaman di belakang rumah kami masih luas dan tidak terpakai, kami pun memanfaatkan dengan mengolahnya jadi kolam ikan lele. Karena lumayan besar kolam ikannya, kamipun mengelola ikan lele dengan bersama warga lainnya. Dan kami memiliki nama kelompok yakni Peternak Ikan Lele Maju Bersama Desa A Yani Pura,” kata Slamet Riyadi.

Dikisahkan Slamet, pada awalnya, hanya satu dua orang saja yang mengerjakan usaha beternak ikan lele ini. Tapi kami melihat usaha yang digeluti membuahkan hasil yang sangat lumayan, warga lainnya pun mengikuti jejak Slamet.

“Warga kami yang lain pada ikut juga membuat kolam ikan lele di pekarangan belakang rumahnya. Dengan modal yang tidak terlalu besar, dan pemeliharaan yang mudah, akhirnya kolam ikan lele ini semakin bertambah terus. Hampir sebagian besar warga di desa kami sekarang jadi peternak ikan lele,” ujar Slamet.

Apalagi untuk memelihara ikan lele ini hanya membutuhkan waktu 3 bulan saja sudah bisa dipanen. Apalagi untuk kolam ikan lele ini tidak perlu diganti airnya pun tidak masalah, asalkan makanannya cukup dan ikan bisa besar. Apalagi ikan lele tidak mudah diserang penyakit, soalnya daya tahan ikan lele cukup kuat.

Dari hasil beternak lele yang ada di Desa A Yani Pura, hasilnya bisa mencapai 1 ton pertahunnya. “Untuk pemasarannya pun sangat mudah, kami tinggal menjualnya ke Pasar Binuang atau Pasar Rantau. Setiap hari kedua pasar ini membutuhkan pasokan ikan lele, terutama bagi pengusaha rumah makan, terutama rumah makan seafood. Untuk harga jual, bisa dijual dengan harga Rp10 ribu hingga Rp12 ribu perkilonya,” kata Slamet.

Slametpun mengaku siap membantu siapa saja, termasuk pada pemuda yang tidak memiliki pekerjaan dan ingin mengembangkan usaha peternakan ikan lele ini. “Kami siap saja membantu siapa saja yang ingin membuka usaha peternakan lele ini, baik modal maupun bibitnya. Ke depan, kami berencana tidak hanya menjual ikan lelenya saja, tapi akan kami buat menjadi abon ikan lele dalam jumlah besar. Jadi, kami bisa menjual abon ikan lele dengan harga yang cukup mahal, jika dibandingkan dengan menjual ikannya saja,” pungkas Slamet.

(sumber: radarbanjarmasin)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan