DKP Pontianak Bina Pelaku Budidaya Ikan

Pembinaan terhadap pelaku budidaya ikan terus digiatkan oleh dinas perikanan untuk meningkatkan produksi ikan budidaya serta mengangkat perekonomian pelaku budidaya itu sendiri. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pontianak, Imansyah mengaku sudah melakukan pembinaan terhadap pelaku budidaya ikan, bahkan sudah beberapa kali menyalurkan bantuan.

“Memang pembinaan itu berisi tentang tatacara memelihara dan merawat ikan. Anjuran kami untuk pemula agar tidak memelihara ikan mas karena untuk ikan satu ini sangat rentan dengan keadaan lingkungan. Lebih tepat bagi para pemula ini adalah ikan Nila, perawatannya relatif sangat mudah,” terangnya kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (23/9/2013).

Menurutnya mayoritas masyarakat pemilik kermabak sudah punya modal dari pembinaannya. Terutama bagi para kelompok yang tidak haya dibimbing melainkan mendapatkan bantuan. Seluruhnya para pemilik kerambak sudah mempunyai dasar untuk mmemlihara ikan secara standarnya.

“Namu kalau sudah masuk pada ranah pencemaran ini bukan sudah ranah kami. Hanya saja, kita berupaya untuk mengajak membudayakan ikan yang mudah dalam perwatannya sehingga resiko kerugian bisa diminimalisasikan,” pungkasnya.

Seorang pemilik kerambak di Desa Antiibar, Asfahani Arsyad mengeluhka banyaknya ikan kermabknya yang mati. Setiap harinya dia sibuk untuk memnungut ikan-ikannya yang terapung dalam keadaan mati. Kebanyakan ika yang mati bejenis ikan mas.

“Habis ini mungkin sudah sekitar 30 ribu ikan yang mati sampai sekarag ini. Kalau sudah kondisi ikan sering ngapug maka jangan harap bertahan lama. Init terjadi sejak air ini keruh dan berwarna agak coklat,” ujarnya Kadis Pertanian, Pertenakan, perkebunan dan Kehutanan itu.

(sumber: tribunpontianak)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan