Ikan nila Citra lada masih menjadi unggulan

Mar 20, 2018
Ikan nila Citra lada masih menjadi unggulan
harga benih ikan nila
Nila Citralada
Nila citralada merupakan strain dari Thailand yang diintroduksi pada tahun 1989. Citralada merupakan salah satu strain ikan nila merah. Penampakan fisik ikan nila citralada secara umum hampir sama dengan ikan nila merah lainnya. Namun, nila citralada mempunyai warna tubuh lebih terang dan garis vertikal pada tubuh yang lebih jelas dibandingkan dengan strain nila merah lainnya. Selain itu, sirip ekor nya juga lebih panjang. strain citralada di negara-negara Asia Tenggara biasa digunakan sebagai subtitusi ikan kakap merah, khususnya nila citralada yang dihasilkan dari budi daya ditambak.
Dan ikan nila chitralada ini dalam budidayan masih menjadi unggulan oleh para petani pembesaran karena pertumbuhannya juga sangat cepat tak jarang para petani pembudidaya pembesaran selalu mengutamakan bibit jenis ikan nila ini serta harga bibit ikannya pun cukup terjangkau untuk kalangan para pembudidaya pembesaran ikan nila. Tidak sedikit para pembudidaya dari luar Jawa seperti Medan Padang Lampung Pekanbaru Batam Pontianak Banjarmasin Balikpapan Palembang Makassar Lombok manado-gorontalo hingga Papua sering mendatangkan bibit ikan jenis chitralada ini dengan jumlah permintaan yang sangat besar.

Pt.Freeport Dukung Budidaya Ikan Nila, lele, emas, gurami, graskap di Papua

Dec 31, 2017
Pt.Freeport Dukung Budidaya Ikan Nila, lele, emas, gurami, graskap di Papua

PicsArt_12-31-04.39.24

PT Freeport Indonesia mendukung pengembangan budidaya ikan nilai dengan keramba jaring apung yang dilakukan masyarakat suku Kamoro di Timika, Papua. Dukungan ini dilakukan melalui Departemen Community Economic Development (CED).

Dari hasil uji coba, pada minggu pertama November 2017 berhasil dipanen untuk yang pertama kalinya. Panen dilakukan setelah selama 4 bulan dilakukan pemeliharaan.

Group Leader Lowland-ComDev PT Freeport Indonesia Moroisa Tirajoh menuturkan, pembudidayaan ini merupakan uji coba yang kedua. Kegiatan menebar bibit ikan dilakukan pada bulan Juni 2017.

Adapun jenis bibit yang ditebar adalah benih ikan nila, lele dan ikan mas. Pihaknya berharap, program yang dijalankan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mendorong perekonomian lokal.

“Kami juga melakukan pendampingan kepada masyarakat, tetapi karena masyarakat yang mengelola juga punya banyak kegiatan lainnya sehingga keterlibatan masyarakat belum terlalu maksimal,” ujar Moroisa dalam pernyataan resmi, Jumat (10/11/2017).

Sementara itu, tokoh pemuda Leonardus Tumuka mengatakan, kegiatan budidaya ini diyakini bisa bermanfaat secara ekonomi ke depannya.

“Dengan adanya hal ini masyarakat juga bisa memperoleh ilmu terkait dengan tata cara budidaya, kemudian bisa melihat prosesnya, disertai dengan pendampingan yang dilakukan,” ungkap Leonardus.

Dirinya juga berharap jika program ini terus didukung hingga lebih besar skalanya, maka manfaat ekonominya bisa lebih besar pula dirasakan oleh masyarakat yang lebih banyak.

Keterlibatan peran Pemerintah Daerah sangat diharapkan dalam proses pemberdayaan dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat.

Dari hasil uji coba yang dilakukan, budidaya ikan dengan keramba jaring apung ini memiliki beberapa kelebihan, yaitu mudah dalam proses penyortiran, mudah dalam proses panen, aman dari predator atau  pemangsa lain, lebih aman dari penyakit, serta aman dari banjir. Sumber : kompas.com

Cuaca buruk nelayan tidak melaut” Harga ikan hasil budidaya naik 50%

Dec 22, 2017
Cuaca buruk nelayan tidak melaut" Harga ikan hasil budidaya naik 50%

20171221_181134_cuaca_buruk_nelayan_tidak_melaut

Medanbisnisdaily.com – Langkat. Cuaca buruk disertai hujan selama 4 hari membuat sejumlah nelayan di Pangkalanbrandan tidak melaut. Hal ini membuat harga yang dipasok dari Aceh dan Sibolga melambung. Harga ikan budidaya kolam pun ikut melambung.

Ikan nila atau muzahir yang dipanen dari kolam pembesaran berair payau dan air asin saat ini dijual dipasar Rp 38.000 per kg. Padahal harga ikan ini biasanya Rp 25.000 sampai Rp 28.000 per kg. Sedangkan ikan laut jenis kembung Rp 25.000 per kg sampai Rp 28.000 per kg, kini dijual Rp 40.000 per kg. Di pasar ikan Tanjungpura, pedagang ikan menjual ikan nila yang didatangkan dari Medan dan Deliserdang dijual ecer Rp 38.000 per kg.

“Sudah 4 hari ini hujan terus. Kami tak melaut. Untuk memenuhi kebutuhan hidup terpaksa hutang pada juragan,” sebut sala seorang nelayan Umar di Jalan Pelabuhan Pangkalanbrabdan, Kamis (21/12/2017).

Karena cuaca buruk, katanya, sejumlah nelayan Pangkalanbrandan mengaku lebih memilih di rumah sambil membereskan jaring penangkap ikan mereka yang rusak.

“Tak ada ikan Mas, tadi hanya ikan nila yang dijual dengan harga Rp 38.000 per kg. Kalau kepala ikan nilapun naik, biasanya kepala ikan hanya Rp 10.000 per kg, saat ini Rp 15.000-Rp 20.000 per kg. Bagian daging ikan nila untuk industri pabrik, pasar swalayan dan ekspor, kepalanya dijual dipasar tradisionil,” sebut Sangkot, penjual ikan di Pajak Baru Tanjungpura.

Seorang pedagang ikan, Udin alias bulek, di Pasar Pangkalanbrandan mengatakan, pihaknya menjual ikan bandeng yang dipasok dari Aceh. “Ikan kosong, dari Aceh hanya bandeng, harga eceran sudah Rp 37.000 per kg. Sedangkan ikan kembung dari Sibolga dijual ecer Rp 40.000 per kg,” katanya. // Sumber : Medanbisnisdaily

Pertanian dan budidaya ikan Mina padi” Satu hektar lahan bisa dapat omset 120 juta’

Mina Padi yang merupakan integrasi antara pertanian dan budidaya ikan dalam satu lahan, dapat meningkatkan omset para petani sampai tiga kali lipat, tetapi tak banyak petani yang dengan mudah beralih ke Mina Padi.

Sigit mengatakan budidaya ikan di lahan persawahan ini sudah dilakukan secara tradisional oleh kakeknya, tetapi dia baru mengembangkannya beberapa tahun terakhir.

Mina padi, menurut Sigit, lebih menguntungkan dibandingkan sawah konvensional

Dia mengaku pernah mendapatkan omset sekitar 120 juta rupiah dari satu hektar sawah dari padi dan ikan.

“Kalau padi biasa (keuntungan) per 1.000 (meter) itu sampai 1,5 sampai 2 juta itu sudah bagus, untuk mina padi keuntungan 4-5 juta jadi sekitar 3 kali lipat,” jelas Sigit

Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto mengatakan secara ekonomi, keuntungan petani dapat meningkat tergantung dari komoditasnya.

“Kalau dengan udang galah bisa besar lagi, bisa menghasilkan 1-2 ton per hektar dengan harga sekitar 90 ribu untuk size 40 centimeter, bisa mencapai keuntungan 80-100 jutaan,” jelas Slamet.

Dia memperkirakan integrasi padi dan budidaya ikan bisa meningkatkan pendapatkan petani sampai RP 60 juta per hektar.

_98121578_img_2973Hak atas fotoBBC INDONESIA
Image captionSigit Paryono mengatakan Mina Padi lebih menguntungkan petani sampai puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Tanpa pestisida dan bebas hama

Keuntungan lain dari mina padi, menurut Sigit, petani tak mengalami banyak kerugian jika sawahnya mengalami gagal panen, karena masih mendapatkan manfaat dari budidaya ikan.

“Keunggulan lainnya, (sawah) konvensional itu sudah habis modal ga kembali, kalau mina padi kita ada harapan dari ikannya.

Selain keuntungan ganda yang didapat dari lahan mina padi, harga jual padinya pun lebih mahal dibandingkan dengan padi biasa, karena bebas pupuk kimia.

“Awalnya kita pakai pupuk tapi terus berkurang, sampai sekarang gak usah pakenih liat padinya ga kalah dengan yang pake pupuk toh, besar-besar, kotoran ikan yang membantu (pertumbuhan padi),” jelas Sigit sambil menunjuk ke lahan padi yang berada di dalam genangan air kolam.

Mina padi ini menggunakan ‘pendekatan ekosistem’ dan secara perlahan akan menghilangkan ketergantungan terhadap penggunaan pestisida.

Kualitas padi dari lahan mina padi, menurut Slamet, juga lebih baik setelah diuji padi dari mina padi memiliki kadar glukosa yang lebih rendah.

“Cocok untuk penderita diabetes, permintaan pun semakin banyak,” kata dia.

Keuntungan lain dari sistem mina padi adalah petani masih mendapatkan keuntungan walaupun padinya terkena hama.

“Contohnya padinya terkena hama, kita bisa potong dan ikannya kita tambah pakan lagi ‘kan masih (tetap) bisa dipanen,” kata Sigit.

_98121572_mina7Hak atas fotoBBC INDONESIA
Image captionKeuntungan mina padi tergantung pada komoditas yang dibudidayakan.

Meski begitu, Sigit menyebutkan mina padi lebih kebal hama dibandingkan sawah biasa.

“Antara lain hama wereng dan tikus tidak ada, yang ada ya berang-berang,” kata Sigit.

Berang-berang biasanya menyerang ikan-ikan dan bisa merusak tanaman padi juga karena mereka berenang di sela-sela rumpun padi.

Tak banyak peminat dan ‘mahal’

Meski mina padi lebih menguntungkan, kenyataannya tak banyak petani yang berminat beralih dari sawah konvensional. Sigit mengakui mengelola mina padi tak mudah dan cara kerjanya berbeda dengan petani biasa.

“Mengelolanya kebanyakan ga bener seperti kasih pakannya (cara) buat caren dan kolam dalem itu ga sesuai, jadi malah rugi, kuncinya di perawatan dan kolamnya harus dalam, kalau petani konvensional itu kan agak sulit karena harus kehilangan lahan beberapa kan, padahal hasilnya lebih untung,” kata Sigit.

Selain itu, setiap malam Sigit juga harus mengawasi dan menyalurkan air sungai ke dalam kolam agar kedalaman kolam terjaga.

“Kan kita keluar cari air, kita isi penuh (kolam) yang mina padi ini, kalau petani biasa kan lihat sawah seminggu sekali, agak susah kalau ga tekun,” kata pria yang semula merupakan peternak ikan ini.

Sulitnya mengelola mina padi itu membuat anggota kelompok taninya menyusut, dari jumlah 50 orang, kini hanya tersisa 10 orang. Selain di Cibluk, percontohan Mina Padi juga ada sejumlah desa di Kabupaten Sleman dan Kulon Progo.

_98121538_mina5Hak atas fotoBBC INDONESIA
Image captionSigit mengatakan petani yang menggeluti mina padi harus lebih telaten.

Kepala bidang Perikanan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sleman, Sri Purwaningsih, juga mengakui sulit untuk mengajak petani beralih ke mina padi, walaupun lebih menguntungkan.

Untuk itu dinas pertanian kabupaten Sleman melibatkan para petani muda untuk mengelola mina padi.

“Kami sebagai lokomotif penggeraknya itu kaum muda yang punya kolam ikan, tetapi keluarganya atau ayahnya itu punya sawah, jadi mereka itu yang menjadi pilot projectnya, kalau mereka sudah bisa membuktikan, ternyata warga sekitarnya juga bisa tertarik pada mina padi. Ada 100 hektar dari potensi yang ada kurang lebih 2.000 hektar,” jelas Kepala bidang Perikanan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sleman Sri Purwaningsih.

Selain membutuhkan lebih banyak waktu, biaya awal untuk membuat Mina Padi juga lebih mahal dibandingkan petani kovensional.

“Ya bisa mencapai 8 juta karena harus ada bibit ikan juga dan membuat kolam,” kata dia

 

Kementerian Kelautan dan Perikanan mengatakan sejak 2015 pemerintah bekerja sama dengan Badan Pangan Dunia FAO untuk mengembangkan mina padi di Sleman dan Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dengan luas 25 hektar tiap lokasi.

Kini, selain di provinsi DIY, mina padi juga diterapkan di sejumlah desa di Sumatera Barat, Jawa Barat antara lain Sukabumi.

_98121536_mina4
Hak atas fotoBBC INDONESIA

Pemerintah kembangkan Mina padi

Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto mengatakan sekitar 210 hektar lahan pertanian sudah menerapkan mina padi, dan rencananya pada tahun depan akan mengembangkan 300 hektar mina padi dengan anggaran RP 9 milliar.

“Bantuan yang kita berikan model percontohan bagi masyarakat, adalah model percontohan pada masyarakat itu ikannya, benih padinya itu dari mereka. Pembuaran sarennya,termasuk kita latih mereka berbudidaya, bantuan benih dan pakan kita kasih termasuk kita arahkan ke mana dijualnya untuk pasarnya,” kata Slamet.

Namun, Slamet mengatakan tujuan utama pemberian bantuan untuk pengembangan mina padi ini untuk ketahanan pangan.

“Padi sumber karbohidratnya dan ikan sumber protein,” kata dia.

Meski pemerintah memberikan bantuan, Slamet mengatakan masih ada petani yang menolak mengembangkan mina padi karena khawatir produksi padi turun dengan pembagian lahan sawah dan kolam ikan.

“Kita kurang ada dukungan, tapi sudah mulai meningkat dukungan karena karena sudah melihat langsung bahwa pengurangan lahan 20% tidak menurunkan produksi,” kata Slamet.

KKP menyebutkan dari delapan juta hektar lahan pertanian di Indonesia, sekitar 4,9 juta diantaranya cocok untuk mina padi.

“Syaratnya butuh sistem irigasi teknis yang baik, karena butuh banyak air untuk kolam,” kata dia.

Sumber :BBC.COM

Menilik Budidaya Ikan Nila Merah Metode Keramba di Mempawah

May 03, 2016
Menilik Budidaya Ikan Nila Merah Metode Keramba di Mempawah

Usaha pembudidaya ikan dalam keramba kini semakin diminati masyarakat Kalimantan Barat, khususnya di Mempawah. Deretan petak-petak keramba di tepian Sungai Mempawah menjadi bukti akan hal tersebut.

Usaha ini terbilang memiliki prospek baik untuk masyarakat yang berada di pinggiran Sungai Mempawah. Seperti hal yang diungkapkan oleh para petani keramba di Kelurahan Tengah Kecamatan Mempawah Hilir.

Penebaran 42 Ribu Benih Ikan di Waduk Waru, Kabupaten PPU

Untuk menambah populasi ikan di perairan umum, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menebar 42 ribu benih ikan nila di Waduk Waru, Desa Sesulu, Kecamatan Waru, Selasa (5/4).

“Pelepasan benih ikan di perairan umum ini merupakan milik bersama. Jadi, siapapun bisa memancing ikan yang dilepas itu ketika sudah besar,” kata Usman.

Artikel Menarik Lainnya :

Jual Benih Ikan Air Tawar Di Samarinda – Kalimantan Timur

Samarinda – Kalimantan Timur mempunyai potensi alam dan pasar yang sangat bagus untuk budidaya ikan air tawar, hal ini membuat Surya Mina ingin berperan aktif dalam pengiriman...

Madu Ikan – Obat Ikan Mujarab Untuk Segala Jenis Penyakit Ikan

Selain menyediakan benih ikan air tawar dengan kualitas terbaik, Surya Mina kini telah melakukan berbagai eksperimen untuk mengoptimalkan hasil dari budidaya ikan air tawar. Madu ikan adalah...

Bisnis Abon Lele Yang Dirintis Ati Burdaningsih di Cianjur

Satwa air yang selama ini hanya dikenal dalam menu pecel lele, kini naik pamor setelah diolah jadi abon. Apalagi selain kandungan proteinnya tinggi, rasanya pun enak tidak...

Dasar – Dasar Budidaya Ikan Air Tawar Kolam Tanah

Dasar Dasar Budidaya ikan air tawar sangat diperlukan agar memperoleh hasil yang diharapkan. Untuk kali ini kami mencoba berbagi tentang dasar – dasar budidaya ikan air tawar...