Budidaya Lele di Penajam Kaltim – Permintaan Tinggi, Hasil Menggiurkan

Sebanyak 20 peserta pelatihan beternak ikan lele mendapat pembekalan praktik lapangan di Kelurahan Nenang, Panejam Paser Utara. Sebelumnya, para peserta juga sudah diberi pemahaman tentang teori budi daya lele. Adapun pelatihan tersebut digagas Bidang Pelatihan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Penajam Paser Utara.

Kadisosnaker Arnold Wayong saat mendampingi petani mengatakan, dengan adanya pelatihan ini dapat memotivasi kemauan petani untuk meningkatkan budi daya ikan lele, karena permintaan ikan lele saat ini terus meningkat.

Meningkatnya permintaan ikan air tawar ini sebagai bukti bahwa masyarakat menggemari. Selain itu harganya terjangkau dibanding harga ikan laut yang terus meningkat harganya. “Permitaan ikan lele sangat tinggi, bukan hanya karena harga terjangkau, namun penggemar ikan laut mulai beralih pada ikan tawar seiring mahalnya harga,” katanya.

Ada solusi yang bisa dilakukan peternak untuk budi daya ikan lele yakni memanfaatkan lahan pekarangan rumah, walaupun sempit namun bisa menghasilkan ekonomi yang tinggi, apalagi modal yang digunakan dalam pembudidayaannya relatif kecil.

Dengan adanya pelatihan, berharap masyarakat bisa memaksimalkan lahan pekarangan untuk menghasilkan ikan lele, dan kemudian bisa meningkatkan taraf kehidupan.

Kasi Pelatihan Penempatan Tenaga Kerja Hj Mariana mengatakan, pemerintah PPU terus berupaya memberikan kesempatan petani untuk menghasilkan ekonomi yang terjangkau, seperti melakukan budi daya ikan lele, karena pemasaran ikan ini tidak sulit, bahkan setiap pasar tradisional ada ikan lele yang dijual masyarakat.

Walaupun pelaksanaan pelatihan hanya dua hari, 24-25 Juni, namun akan memberikan pandangan kepada petani untuk berusaha yang mudah dilakukan dan tidak menggunakan biaya besar. “Semoga apa yang dilakukan ini, dapat menambah wawasan bagi petani untuk melakukan usaha mandiri,” kata Hj Mariana.

Ketua DPD Asosiasi Pembudidaya Lele Seluruh Indonesia Hermasyah juga selaku narasumber menjelaskan, kandungan ikan lele memiliki peran penting bagi kebutuhan protein manusia. Protein ikan lele tersusun asam amino esensial yang lengkap dan mudah dicerna dibanding protein dari sumber hewani lainya, yang berguna untuk pertumbuhan. Sementara pada lemak, ikan lele memiliki lemak tidak sama dengan daging dan memiliki khasiat dahsyat.

Sebelum menutup acara secara resmi, Arnold Wayong memberikan bantuan 200 ekor bibit ikan lele kepada setiap petani, selain itu bantuan terpal dan sertifikat pelatihan.

(sumber: Kaltimpost)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan