Budidaya Ikan di Aceh Terancam Oleh Penggunaan Pestisida

Pertanian dan budidaya ikan air tawar kadang terbentur dengan masalah yang dapat merugikan kedua belah pihak bila tidak ditangani bersama secara serius, khususnya tentang penggunaan pestisida untuk pertanian. Jika para petani tidak menggunakan pestisida, tanaman mereka akan terganggu dengan hama yang menyerang tanaman mereka, dilain sisi penggunaan pestisida dapat mencemari air sehingga dapat meracuni ikan-ikan yang ada di sekitarnya.

ikan air tawar di sawah

ilustrasi

Mahasiswa Jurusan Budidaya Perairan (BDP) Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (Unimal), mengaku khawatir terhadap penggunaan racun atau pestisida untuk membasmi hama keong mas pada padi di Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa.

Kondisi tersebut, menurut mereka, dapat mengakibatkan kepunahan pada ikan air tawar yang hidup di sawah.

“Sejak dahulu salah satu mata pencaharian masyarakat di sana adalah sektor perikanan atau mina padi. Warga di sana mencari ikan air tawar seperti ikan Gabus, Lele, Sepat Siam, dan ikan Betik,” kata Syahputra.

Kata dia, sekitar tahun 2008 silam, hama keong mas menyerang Langsa Timur. Kasus ini dimulai dari Desa Alue Pineng hingga Desa Buket Meutuah. Sejak saat itu, para petani kerap menggunakan pestisida atau racun untuk membasmi hama tersebut.

Menurutnya, penggunaan pestisida tersebut memang dapat mengatasi hama keong mas. Namun tanpa disadari dampak dari penggunaan pestisida tersebut berefek negatif terhadap biota air tawar (ikan).

Akibat dari penggunaan pestisida itu, ikan air tawar mengalami kepunaha. Tanda-tanda kepunahan tersbut mulai tampak saat ini, dimana banyaknya masyarakat yang enggan memancing ikan seperti biasanya disawah. “Alasan masyarakat, sudah tidak ada lagi ikan, paling kalau ada satu atau dua ekor saja,” kata dia.

Kondisi tersebut kata dia, justru berbanding terbalik ketika sebelum petani menggunakan pestisida. Dulu katanya, ramai masyarakat di kecamatan tersebut memancing ikan di sawah-sawah mereka.

Syahputra menambahkan, masyarakat sudah melakukan usaha pelestarian dengan cara membudidayakan ikan di lahan pertanian dengan inisiatif membuat kolam di seputaran lahan pertanian. Namun, kerja keras mereka akan sia-sia jika masih saja menggunakan pestisida secara berlebihan pada saat pembasmian keong mas. Karena, selain memusnahkan ikan air tawar, pemberian pestisida yang berlebih juga dapat merusak kualitas air.

Dia berharap, ada perhatian khusus dari pemerintah untuk mencegah terjadinya terus menerus kondisi ini. “Untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan, pemerintahan harus mensosialisasikan penggunaan pestisida alami kepada petani, agar dapat mengurangi kepunahan terhadap biota air tawar, khusunya ikan,” katanya.

(sumber: atjehpos)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan