Berawal Dari Coba Coba Budidaya Lele, Poktan Mandiri Sejahtera Berpenghasilan Puluhan Juta

Dengan banyaknya lahan kosong yang tidak dimanfaatkan, serta sisa-sisa ikan laut yang dapat diolah menjadi pakan ikan lele, hal ini memunculkan sebuah ide untuk budidaya ikan lele. Dari semula yang hanya coba-coba, kini Kelompok Tani Mandiri Sejahtera di Desa Babulu Laut telah berhasil memiliki 20 kolam terpal ikan lele dan nila yang akan segera dipanen.

Setelah menunggu 3 bulan, budi daya ikan lele dan nila yang dilakukan anggota Kelompok Tani Mandiri Sejahtera di Desa Babulu Laut, menunjukan perkembangan yang baik. Tak lama lagi, dari 20 kolam terpal yang ada, akan dipanen.

“Alhamdulilah, hasilnya menggembirakan. Soal pemasaran tak perlu khawatir, karena sudah ada pengusaha dari Balikpapan yang siap menampung hasil panen, berapa pun jumlahnya. Dan kabarnya, ikan-ikan itu akan dijual ke Bali,” ujar Ketua Kelompk Tani Mandiri Sejahtera Tahar, kepada Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) PPU Drs H Tohar, saat melakukan monitoring ke lokasi kolam ikan, Kamis (29/8).

Semula, kata Tahar, banyak kalangan yang pesimistis ketika kelompok tani yang ia pimpiin mulai merintis budi daya ikan lele. Maklum, bagi masyarakat di lingkungan mereka, usaha itu tergolong baru. Tapi akhirnya, semua anggapan tadi ditepis dengan perkembangan ikan lele yang ternyata sangat menjanjikan.

“Ide budi daya lele ini sendiri semula hanya coba-coba, mengingat banyak lahan kosong yang tidak dimanfaatkan. Serta sisa-sisa ikan laut yang dibuang nelayan, ternyata bisa diolah menjadi pakan ikan lele,” urai Tahar.

Hanya saja, masih ada beberaka kendala dan kesulitan yang dihadapi, seperti air untuk mengisi kolam dan pengadaan bibit ikan yang harus beli ke Balikpapan dengan harga cukup tinggi.

“Kami berencana membuat sumur bor di lokasi ini sehingga dapat mengurangi biaya usaha, karena selama ini kami beli dari luar. Sementara untuk pakan lele, kami dapat memanfaatkan sisa-sisa ikan tangkapan nelayan yang sebelumnya terbuang sia-sia. Kami juga berharap pemerintah terus memberi perhatian kepada kelompok kami, sehingga usaha ini tidah berhenti sampai disini,“ harapnya.

Sementara, Kepala BPMPD Tohar mengatakan, ada dua tugas utama Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD), yakni pemberdayaan masyarakat dan membina pemerintahan desa. Nah, apa yang diharapkan kelompok tani Mandiri Sejahtera tadi masuk ke dalam tupoksi BPMPD. “Jadi tak peru khawatir, diminta atau tidak diminta, memang sudah tugas kami untuk membina masyarakat di desa,” ungkap Tohar.

Diharapkan, keberhasilan masyarakat penerima bantuan pemerintah dalam membudidayakan ikan lele dan nila dapat menjadi motivasi dan percontohan bagi warga lain di PPU untuk ikut berperan aktif dalam mengembangkan usaha ini.

(sumber: kaltimpost)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan