Banjarmasin – Budidaya Perikanan Terkendala Pengetahuan Pengelola

Karena terkendala pengetahuan yang minim tentang budidaya ikan air tawar, pengelola budidaya ikan lele di Desa Lajar Papuyuan Kecamatan Lampihong, terpaksa mendapati sejumlah ikan lele yang mereka pelihara dalam keadaan mati, ha itu dikarenakan kesalahan dalam melakukan penanganan pergantian air dan pemindahan ikan yang dilakukan.

 budidaya ikan lele balangan terkendala pengetahuan

Seperti diketahui, budidaya ikan air tawar merupakan salah satu komoditi unggulan yang diprogramkan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Peternakan dan Perikanan (PTPHPP) Kabupaten Balangan dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan. Namun, minimnya pengetahuan pengelola tentang tata cara budidaya tersebut, menjadi kendala tersendiri bagi pihaknya.

Kepala Dinas PTPHPP Kabupaten Balangan Ruskariadi melalui Kepala Bidang Perikanan Rudy Firmansyah kepada Radar Banjarmasin mengungkapkan, pengetahuan pengelola dalam melakukan pemeliharaan ikan memang menjadi faktor utama berhasil atau tidaknya budidaya yang dilakukan.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut akan kembali terjadi, dalam waktu dekat kita akan melakukan sosialisasi kepada pengelola, tentang bagaimana cara yang baik dan benar dalam membudidayakan ikan air tawar,” ujarnya.

Sedikit menginformasikan, Rudy mengimbau kepada para pengelola budidaya ikan air tawar tak terkecuali ikan lele, setiap pengelola harus benar-benar memperhatikan kapan harus memisahkan ikan yang sudah besar dengan ikan yang masih kecil, karena kata dia, penggabungan ikan yang besar dengan yang masih kecil akan sangat berpengaruh pada perkembangan ikan tersebut, terlebih ikan lele yang merupakan jenis ikan kanibal.

Selain itu Rudy juga mengimbau kepada pegiat budidaya ikan mas, agar tidak melakukan penangkaran ikan mas pada saat pergantian musim yang biasanya terjadi antara bulan Maret hingga Mei, dan Agustus hingga September. Karena katanya, pada saat pancaroba tersebut, ikan mas akan rentan terkena virus yang mengakibatkan ikan tidak bisa bertahan lama. “Namun kita hanya bisa mengimbau dan tidak melarang, selebihnya tergantung kepada masing-masing pengelola,” cetusnya.

(sumber:radarbanjarmasin)

analisa usaha budidaya ikan air tawar

Peta Alamat Surya Mina Farm

Tinggalkan Pesan